Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapur Sehat Atasi Stunting untuk Penguatan Gizi Anak

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 20:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapur Sehat Atasi Stunting untuk Penguatan Gizi Anak Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu
Ket. Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido menyuapi anak dengan makanan bergizi hasil dari pengolahan dapur sehat atasi stunting pada kegiatan penyelenggaraan dapur sehat atasi stunting di Palu, Rabu (7/2/2024).

Palu - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyampaikan bahwa kegiatan dapur sehat atasi stuntingsebagai upaya pemerintah daerah untuk penguatan gizi anak agar tumbuh kembangnya ke depan semakin baik.

"Kegiatan tersebut merupakan aksi perubahan kinerja organisasi untuk optimalisasi pencegahan stunting melalui program inovasi," kata Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido dalam pelaksanaan kegiatan dapur sehat atasi stunting di Palu, Rabu.

Ia mengemukakan, pencegahan stunting harus dimulai sejak anak masih dalam kandungan, dan salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui gerakan pemenuhan gizi bagi anak maupun ibu hamil.

Menurut dia, stunting merupakan permasalahan gizi pada anak sehingga menyebabkan tinggi badan tidak sesuai dengan usianya. Selain pemenuhan gizi, ibu hamiljuga diharapkan rutin datang ke posyandu memeriksakan perkembangan kehamilan.

"Posyandu salah satu pelayanan ideal untuk mengecek pertumbuhan anak. Selain itu, perlu juga ditunjang dengan pemenuhan makanan tambahan yang sehat dan bergizi, baik dari posyandu, tim pengendali stunting maupun yang disajikan dalam rumahtangga," ucapnya.

Menurut dia, pangan lokal juga memiliki banyak gizi dan protein bila disajikan dengan benar dan tepat, maka program inovasi dapur sehat sangat membantu ibu rumah tangga memilih bahan-bahan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi untuk konsumsi anak.

Dalam upaya pencegahan dan pengendalian stunting, kata dia, Pemkot Palu melakukan langkah secara simultan dengan menggandeng Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan unsur lainnya.

Sekitar 287 tim pendamping keluarga (TPK) yang dibentuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Palu yangterdiri atas bidan, kader PKK, dan kader KB untuk membantu keluarga berisiko stunting.

"Pemkot Palu telah berkomitmen menekan angka prevalensi stunting melalui berbagai intervensi program dan kegiatan. Prevalensi stunting pada anak di Kota Palu tahun 2022 sebesar 24,7 persen dan kami berupaya menekan angka tersebut hingga ke titik paling rendah," tutur Reny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.