Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Petani di Seluruh Eropa Lakukan Protes

📅 Senin, 05 Feb 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Petani di Seluruh Eropa Lakukan Protes Doc: AFP/Sakis MITROLIDIS
Ket. Aksi Protes Petani l Sejumlah traktor memenuhi sebuah lokasi di Kota Thessaloniki, Yunani, saat para petani melakukan aksi protes pada Sabtu (3/2). Para petani ini melakukan aksinya untuk menuntut pemerintah agar mengatasi peraturan yang terlalu membatasi pertanian dan persaingan tidak sehat.

ROMA - Konvoi traktor bergerak menuju Roma pada Sabtu (3/2) saat aksi protes petani menyebabkan gangguan di seluruh Eropa, meskipun aksi tersebut telah berakhir di Prancis menyusul adanya konsesi dari pemerintah.

Para petani itu telah menyatakan kemarahannya atas apa yang mereka katakan sebagai peraturan yang terlalu membatasi pertanian, persaingan tidak sehat, dan keluhan lainnya.

Gerakan ini meletus di Prancis pada Januari lalu, dan aksi protes juga terjadi di Jerman, Belgia, Polandia, Rumania, Yunani, dan Belanda. Dalam aksinya, para petani telah memblokir jalan raya dan mengganggu lalu lintas di kota-kota utama dengan konvoi traktor.

Di Italia pada Sabtu, sekitar 150 traktor berkumpul di Kota Orte, sekitar satu jam di utara Roma. Para pengunjuk rasa di sana menyerukan upah dan kondisi yang lebih baik serta mengumumkan kedatangan mereka dalam waktu dekat di ibu kota Italia, menurut seorang reporterAFP.

"Pertanian Italia telah bangkit," kata pengunjuk rasa bernama Felice Antonio Monfeli. "Momen ini amat bersejarah dan orang-orang di sini sedang membuktikannya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, para petani bersatu di bawah bendera yang sama, yaitu Italia," imbuh dia.

"Situasinya kritis, kami tidak bisa menjadi budak di perusahaan kami sendiri," ucap pengunjuk rasa bernama Domenico Chiergi.

Para demonstran ini selama berhari-hari menyerukan pembicaraan dengan pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni, namun sejauh ini belum mendapat tanggapan.

Aksi Menyebar

Sementara itu di Yunani, sekitar 2.000 petani melakukan protes di kota terbesar kedua di negara itu, Thessaloniki, pada Sabtu, menyerukan tuntutan peningkatan bantuan. Tindakan mereka terjadi sehari setelah PM Kyriakos Mitsotakis mengumumkan langkah-langkah dukungan lebih lanjut.

Dalam aksinya, beberapa petani dari desa Pegunungan Thessaly membuang buah chestnut dan apel yang rusak akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

"Kami tidak punya makanan, kami tidak bisa meremehkan hidup kami," kata presiden Asosiasi Pedesaan, Karditsa Kostas Tzelas, kepadaAFP.

Sedangkan di Jerman, ratusan petani menggunakan traktor mengganggu akses ke Bandara Frankfurt sebagai bentuk perlawanan terhadap reformasi pajak solar, kata polisi.

Sebuah aksi protes juga terjadi di perbatasan Belanda-Belgia dimana para petani telah menutup jalan raya utama pada Sabtu malam, kantor beritaBelgamelaporkan.

Ketidakpuasan petani juga berdampak pada Swiss yang bukan anggota Uni Eropa, di mana sekitar 30 traktor berparade di Jenewa pada Sabtu dan aksi ini merupakan protes pertama di negara tersebut sejak gerakan tersebut dimulai di tempat lain di Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.