Studi: Bakteri Dapat untuk Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPara peneliti kemudian mengidentifikasi 19 spesies bakteri yang terkait dengan polip adenomatosa dan delapan spesies bakteri pada polip bergerigi. Mereka juga menemukan pola makan dan pengobatan secara signifikan membentuk mikrobioma usus yang terkait dengan polip kolorektal prakanker yang umum.
Lee mengatakan, tim menemukan keberadaan spesies bakteri tertentu di usus memberikan efek menguntungkan dari pola makan tinggi buah dan sayur serta penggunaan aspirin dalam pencegahan kanker kolorektal.
"Agar efek dari pola makan nabati dan penggunaan aspirin menjadi efektif, Anda memerlukan bakteri untuk memecahnya menjadi metabolit yang berguna untuk mencegah kanker," tambahnya.
Studi tersebut mengatakan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme mikroba di balik pola makan dan pengobatan yang berhubungan dengan kanker kolorektal dapat membantu menginformasikan intervensi pola makan yang ditargetkan, membentuk pedoman seputar penggunaan aspirin, dan bahkan mendorong pengembangan strategi pencegahan kanker yang baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, para peneliti Singapura di National University of Singapore, NUH, Rumah Sakit Tan Tock Seng dan Badan Sains, Teknologi dan Penelitian, sedang mempelajari data lokal, membuka jalan bagi alat tes mikroba untuk kanker kolorektal yang divalidasi secara lokal.
Peralatan ini akan dikembangkan oleh perusahaan mikrobioma usus presisi AMILI, di mana Lee adalah salah satu pendirinya. Pemeriksaan rutin disarankan karena kanker kolorektal kemungkinan besar dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!