Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Kembali Serang Houthi usai Kelompok Teroris Tersebut Tembaki Kapal Tanker Inggris

📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
AS Kembali Serang Houthi usai Kelompok Teroris Tersebut Tembaki Kapal Tanker Inggris Doc: KAITLIN WATT/US NAVY/AFP
Ket. Operasi penerbangan dari USS Dwight D Eisenhower sebagai respons serangan Houthi yang didukung Iran di Laut Merah, pekan lalu.

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS), pada hari Sabtu (27/1), kembali menyerang sebuah peluncur rudal anti-kapal di Yaman yang dikuasai Houthi, yang mereka katakan siap untuk ditembakkan, beberapa jam setelah kelompok pemberontak yang didukung Iran itu menembaki sebuah kapal tanker Inggris di Teluk Aden dengan amunisi serupa.

Dikutip dari Yahoo News, pasukan AS dan Inggris telah melancarkan serangan gabungan yang bertujuan mengurangi kemampuan Houthi untuk menargetkan kapal-kapal yang transit di rute perdagangan utama Laut Merah, serangan yang menurut pemberontak dilakukan untuk mendukung warga Palestina di Jalur Gaza, tempat Israel berperang dengan Hamas.

Washington telah melakukan serangkaian serangan udara sepihak, namun Houthi berjanji akan terus melanjutkan serangannya. Komando Pusat militer AS atau United States Central Command (Centcom) mengatakan pihaknya telah melakukan serangan lain pada Sabtu pagi terhadap rudal anti-kapal Houthi yang ditujukan ke Laut Merah dan siap diluncurkan.

"Pasukan kemudian menyerang dan menghancurkan rudal tersebut untuk membela diri," katanya di platform media sosial X.

Televisi Al-Masirah milik kelompok Houthi mengatakan AS dan Inggris telah melancarkan dua serangan udara di Pelabuhan Ras Issa di Provinsi Hodeida, Yaman, yang menjadi lokasi terminal ekspor minyak utama negara itu.

Belum ada konfirmasi langsung dari Washington atau London, dan kelompok Houthi tidak memberikan rincian mengenai serangan tersebut atau tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Kapal Terbakar

Malam sebelumnya, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan rudal yang ditembakkan pemberontak telah menghantam Marlin Luanda, sebuah kapal tanker minyak yang dioperasikan oleh sebuah perusahaan Inggris atas nama raksasa perdagangan Trafigura Group. "Serangan itu terjadi secara langsung dan mengakibatkan kapal terbakar," kata Saree.

Centcom kemudian mengonfirmasi serangan tersebut, dan mengatakan bahwa serangan itu telah memicu "kebakaran besar".

Kapal-kapal lain datang membantu kapal tersebut, termasuk USS Carney, Fregat Angkatan Laut Prancis FS Alsace dan Fregat Angkatan Laut India, INS Visakhapatnam.

"Berkat respons cepat angkatan laut AS, India, dan Prancis, api kini telah padam," katanya dalam pembaruan pada hari Sabtu.

"Tidak ada korban jiwa dalam serangan itu, kapal tetap layak berlayar dan telah kembali ke jalur semula," tambahnya, membenarkan pernyataan Trafigura sebelumnya.

Dalam pernyataannya, perusahaan tersebut mengatakan tidak ada lagi kapal yang beroperasi atas nama Trafigura yang saat ini transit di Teluk Aden.

Angkatan Laut India mengatakan Marlin Luanda membawa 22 warga India dan satu warga Bangladesh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

23 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.