Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Venezuela Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 17:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Venezuela Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Venezuela menyepakati kerja sama dalam bidang minyak dan gas bumi (migas), yang juga sekaligus sebagai upaya meningkatkan hubungan negara Selatan-Selatan.

"Indonesia ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dengan Venezuela, yang juga dapat meningkatkan kerja sama Selatan-Selatan," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Caracas, Venezuela, Kamis (18/1) waktu setempat.

Dalam rilis yang diterima di Jakarta, Sabtu (27/1), disebutkan, energi memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian. Oleh karena itu, kedua negara dapat berbagi peluang bisnis yang memungkinkan di sektor energi, terutama minyak dan gas.

Kerja sama migas tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU), yang ditandatangani Menteri ESDM Arifin Tasrif bersama Menteri Perminyakan Venezuela Pedo Rafael Tellechea.

MoU tersebut di antaranya mencakup kerja sama bisnis hulu migas, penerapan peningkatan perolehan minyak tahap lanjut (enhanced oil recovery), pengembangan dan penerapan teknologi serta praktik terbaik untuk mengurangi dampak lingkungan di bidang energi, penyimpanan dan penangkapan karbon dan pengurangan gas suar bakar, serta bidang-bidang usaha yang disepakati BUMN dan swasta dari para pihak tanpa merugikan atau menyesuaikan dengan kontrak dan perjanjian yang ada.

Dengan payung perjanjian tersebut, PT Pertamina (Persero), sebagai BUMN RI di sektor energi, melalui PT Pertamina International Exploration & Production (PIEP) diharapkan bisa menjajaki peluang dalam mengakuisisi blok-blok migas baru di Venezuela.

Hal itu juga untuk menguatkan eksistensi PIEP, yang telah berinvestasi di Venezuela melalui perusahaan Maurel et Prom (M&P).

Sementara itu, Pedo Rafael Tellechea, yang juga menjabat Presiden Petroleos de Venezuela (PDVSA), menggarisbawahi bahwa perjanjian strategis itu akan meningkatkan prospek negara Amerika Selatan ini di pasar Asia.

Dubes RI untuk Venezuela Imam Edy Mulyono menekankan Venezuela merupakan mitra penting bagi Indonesia, sehingga tepat bagi Indonesia dan Venezuela memperkuat relasi di bidang energi. Apalagi, Venezuela memiliki potensi sumber daya energi minyak dan gas yang cukup besar.

Delegasi Indonesia ke Venezuela yang dipimpin Menteri ESDM didampingi antara lain Duta Besar RI untuk Venezuela Imam Edy Mulyono, Direktur Utama PT Pertamina International Exploration & Production (PIEP) Jaffee Arizon Suardin, dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Wiko Migantoro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.