Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Tangerang Selatan Fokus Cegah Tidak Ada Kasus 'Stunting' Baru

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 16:21 WIB | Oleh:
Dinkes Tangerang Selatan Fokus Cegah Tidak Ada Kasus 'Stunting' Baru Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangsel.
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberikan sambutan dalam sebuah acara di Puspemkot Tangsel beberapa waktu lalu.

Tangerang - -Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten fokus tidak hanya berupaya menurunkan angka kasus stunting tetapi mencegah agar tidak ada kasus baru yang muncul.

"Maka dari itu kita mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam mengatasi stunting ini. Termasuk juga membentuk kader anti anemia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan drAllin Hendalin Mahdaniardalam keterangannya di Tangerang, Minggu.

Upaya lain yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel adalah aksi memberikan pemahaman kesehatan dari Posyandu hingga sekolah.

Dia menjelaskan, kegiatan di 140 posyandu adalah peningkatan kapasitas kader untuk bisa memasak makanan pendamping ASI yang kaya akan protein, biaya murah tetapi sehat.

Kemudian ke 140 sekolah dilakukan aksi bergizi dari sarapan bersama, hingga minum tablet tambah darah, serta aktivitas fisik. "Harapan kami pemahaman ini bisa disebarluaskan," katanya.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmennya dalam penurunan angka stunting di Tangerang Selatan dari sembilan persen menjadi tujuh persen.

"Kita harapkan tahun 2024 ini walaupun ini belum keluar nih rilisnya dari Kementerian Kesehatan ya, saya harap tujuh persenan gitu, turun segitupun itu pekerjaan yang tidak ringan. Mudah-mudahan seperti itu. Intinya adalah membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk meningkatkan gizi, menjaga gizi, dan memperbaiki gizi," katanya.

Ia menuturkan, fokus penurunan tersebut juga dilakukan melalui peran strategis para remaja dengan program Doremifasolasido (Duta Remaja Anti Anemia, Fahami Sobat Langkah Awal Sehat Dari Diri Sendiri).

"Mereka bekerja untuk menyosialisasikan stunting, pil tambah darah, olahraga, makanan seimbang bagi teman sebaya. Sasarannya adalah memang anak remaja, karena anemia banyak yang mengena pada remaja," katanya.

Ia berharap Duta Remaja dapat memberi motivasi kepada remaja putri untuk mengonsumsi makanan bergizi sebagai bagian dari rutinitas mereka.

"Makanan yang bergizi, tentunya bukan sekadar makan kenyang tapi bergizi. Karena nanti mereka mendapatkan penjelasan dari ahli gizi kita," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.