Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Optimalkan Upaya Penurunan Stunting di Sulsel

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Optimalkan Upaya Penurunan Stunting di Sulsel Doc: Antara/HO-BKKBN Sulsel
Ket. Ilustrasi suasana Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Shodiqin memberikan pengarahan pada jajarannya.

Makassar - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel terus berupaya mengoptimalkan penurunan prevalensi stuntingdengan target hingga 16 persen pada tahun ini.

"Untuk mengejar target pemerintah yang 14 persen, maka Sulsel harus mengejar target turun sampai 16 persen," kata Kepala perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin, di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, melihat kondisi di lapangan BKKBN Sulsel optimistis mampu mencapai target tersebut dengan melakukan sejumlah program, di antaranya menggencarkan program Bangga Kencana dan Bina Keluarga.

Menurut Shodiqin, Sulsel sendiri masuk 12 besar dengan jumlah penderita stuntingtertinggi secara nasional bersama Sulbar.

Iamenyebutkan, penyebab tingginya angka stunting di daerah ini lantaran banyaknya pernikahan muda, gizi ibu hamil yang sangat kurang, serta rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya program KB.

"Banyak faktor penyebab tingginya angka stunting itulah yang menjadi pemicu di lapangan. Termasuk kelahiran berdekatan dan asupan gizi ibu hamil dan saat melahirkan sangat minim. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Karena itu dicarikan strategi jitu untuk menurunkan angka stunting ini," jelas Shodiqin.

Angka stuntingSulsel pada 2022 masih sangat tinggi yakni di posisi 27,2 persen. Dari angka itu, tertinggi di Kabupaten Jeneponto sebesar 39,8 persen dan terendah di Barru 14,1 persen.

Mantan Kepala Perwakilan BKKBN Yogyakarta itu melanjutkan, pihaknya berupaya mencapai target 16 persen, namun semua itu tergantung kerja keras masing-masing daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.