Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapi Gen dapat Sembuhkan Tunarungu pada Anak

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Terapi Gen dapat Sembuhkan Tunarungu pada Anak Doc: HANDOUT / CHILDREN’S HOSPITAL OF PHILADELPHIA / AF
Ket. Aissam Dam (ketiga dari kiri), menerima pengobatan terapi gen, Youssef Dam, ayah Aissam, dan Jenna Duerr AuD, CCC-A, audiolog di Children’s Hospital of Philadelphia, Selasa (23/1).

WASHINGTON - Seorang anak laki-laki penderita tunarungu berusia 11 tahun di Amerika Serikat (AS), baru-baru ini dapat mendengar suara untuk pertama kali dalam hidupnya setelah menerima inovasi terapi gen.

Dikutip dari The Straits Times, Rumah Sakit Anak Philadelphia atau Children's Hospital of Philadelphia (Chop) melakukan pengobatan pertama di AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/1) bahwa pencapaian tersebut mewakili harapan bagi pasien tunarungu di seluruh dunia yang mengalami gangguan pendengaran yang disebabkan oleh mutasi genetik.

Menurut Chop, anak bernama Aissam Dam itu terlahir "sangat tuli" karena kelainan yang sangat langka pada satu gen.

"Terapi gen untuk gangguan pendengaran adalah sesuatu yang telah kami upayakan sebagai dokter dan ilmuwan selama lebih dari 20 tahun, dan akhirnya sampai di sini," kata ahli bedah John Germiller, Direktur Penelitian Klinis untuk Divisi Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Chop.

"Meskipun terapi gen yang kami lakukan pada pasien kami bertujuan untuk memperbaiki kelainan pada satu gen yang sangat langka, penelitian ini mungkin membuka pintu bagi penggunaan di masa depan untuk lebih dari 150 gen lain yang menyebabkan gangguan pendengaran pada masa kanak-kanak."

Pada pasien seperti Aissam, gen yang rusak mencegah produksi otoferlin, protein yang diperlukan untuk "sel rambut" di telinga bagian dalam agar mampu mengubah getaran suara menjadi sinyal kimia yang dikirim ke otak.

Cacat gen otoferlin sangat jarang terjadi dan menyebabkan satu hingga delapan persen gangguan pendengaran yang terjadi sejak lahir.

Pada tanggal 4 Oktober 2023, ia menjalani prosedur pembedahan yang melibatkan pengangkatan sebagian gendang telinganya dan kemudian menyuntikkan virus tidak berbahaya, yang telah dimodifikasi untuk mengangkut salinan gen otoferlin yang berfungsi, ke dalam cairan internal kokleanya. Hasilnya, sel-sel rambut mulai membuat protein yang hilang dan berfungsi dengan baik.

Hampir empat bulan sejak menerima pengobatan pada satu telinga, pendengaran Aissam telah membaik hingga ia hanya mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang. "Ia benar-benar mendengar suara untuk pertama kalinya dalam hidupnya," kata pernyataan itu.

The New York Times melaporkan bahwa meski bisa mendengar, Aissam, yang lahir di Maroko dan kemudian pindah ke Spanyol, mungkin tidak akan pernah belajar berbicara karena jendela otak untuk memperoleh kemampuan berbicara tertutup pada usia lima tahun.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau Food and Drug Administration (FDA) yang memberi lampu hijau pada penelitian ini, ingin memulai penelitian pada anak-anak yang lebih besar terlebih dahulu demi alasan keamanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.