Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesetaraan Gender Kemen

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh:
Kesetaraan Gender Kemen Doc: koran jakartaMuhamad Ma’rup
Ket. KETERWAKILAN PEREMPUAN I Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Iip Ilham Firman (tengah) dan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini (kanan), dalam Media Talk Kemen PPPA, di Jakarta, Senin (22/1).

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendukung keterwakilan perempuan di parlemen pada Pemilu 2024.

"Perlu upaya secara masif untuk melakukan kampanye digital guna mendukung keterwakilan perempuan di parlemen," kata Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum KemenPPPA Iip Ilham Firman dalam media talk bertajuk "Pilih Perempuan dalam Pemilu, Aksi Afirmatif Wujudkan Kesetaraan Gender", di Jakarta, Senin (22/1).

Iip Ilham Firman mengatakan Menteri PPPA Bintang Puspayoga dijadwalkan akan merilis #2024dukungketerwakilanperempuandiparlemen pada Selasa (23/1).

Menurut dia, sosialisasi akan dilakukan secara digital dan disebarkan secara luas di platform digital milik kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. "Dalam dua pekan ke depan kami akan kerja sama dengan kementerian/lembaga, Kemkominfo, Bakohumas, dan pemprov untuk gaung-kan semangat dan #2024dukungketerwakilanperempuandiparlemen," katanya.

Iip Ilham Firman menuturkan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 - 2024, pemerintah menargetkan 22,5 persen keterwakilan perempuan di DPR. "Di 2019, hanya 20 persen di DPR. Target kita di 2024 hanya 22,5 persen di RPJMN 2020 - 2024. Itu pun masih banyak rintangan-nya. Oleh karena itu, jangan sampai turun dari 20 persen, ini perlu kita hindari bersama," katanya.

Bantuan Dana

Dalam kesempatan itu, Iip Ilham Firman, mengungkapkan, pemerintah tengah mengupayakan bantuan dana bagi politisi perempuan. Hal tersebut untuk meningkatkan keterlibatan perempuan di bidang politik sekaligus mengejar target 30 persen perempuan duduk di parlemen.

"Kita mengupayakan ini agar memudahkan perempuan untuk melakukan pendaftaran atau untuk membuat alat peraga kampanye dan sebagainya, tapi tentu angka tidak mungkin besar," terangnya.

Dia menjelaskan, bantuan tersebut penting mengingat kebutuhan perempuan untuk mengikuti kontestasi politik memakan biaya yang tidak sedikit. Adapun salah satu sumber bantuan tersebut dari dana bantuan partai politik (Bapol) dari pemerintah.

Iip menambahkan, saat ini belum ada peruntukan yang jelas dari bantuan partai politik tersebut. Pihaknya intens berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hal tersebut.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik mencatat angka keterwakilan perempuan di DPR RI pada periode 2019-2024 belum mencapai proporsi yang diharapkan, yaitu 20,5 persen.

Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengatakan pihaknya mendorong peningkatan bantuan partai politik. Adapun sekarang bantuannya yaitu 1.000 rupiah untuk kursi DPR, 1.200 untuk DPRD Provinsi, dan 1.500 untuk punya kursi DPRD Kabupaten/kota

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.