Keren, Korlantas Diseminasikan Pendidikan Lalu Lintas Ke Sekolah SD hingga SMA
📅 Jumat, 19 Jan 2024, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Korlantas Polri
Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan diseminasi pendidikan lalu lintas (PPL) kepada siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di Provinsi Banten, Kamis.
Kegiatan penyebaran informasi PPL 2024 bekerja sama dengan PT Jasa Raharja dan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemenristek) dalam rangka persiapan masuknya PPL sebagai kurikulum nasional mata pelajaran yang diajarkan di sekolah tingkat dasar hingga menegah atas.
Direktur Keamanan dan Keselamatan Lalu lintas (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol. Bakharuddin Muhammad Syah menyebutkan salah satu tujuan PPL ini adalah mengajarkan pendidikan lalu lintas sejak diniguna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
"Saat ini di Indonesia angka kecelakaan mencapai lebih dari 28.000 kasus kecelakaan," kata Bakharuddin.
Menurut dia, angka kecelakaan yang tinggi ini harus menjadi keprihatinan bersama semua elemen masyarakatmengenai pentingnya patuh terhadap aturan lalu lintas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam paparannya, Bakharuddin menyinggung mengenai ajaran Islam yang sarat dengan kepatuhan terhadap aturan yang dibuat pada zaman Nabi Muhammadsaw. sehingga tercipta peradaban modern yang tertib di Kota Madina.
Dengan menargetkan kelompok siswa yang sama, yaitu dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA/sederajat, Korlantas Polri berharap materi tertib berlalu lintas yang disampaikan melalui pendidikan formal ini bisa diterapkan dalam waktu dekat dan sudah mulai dikenali dan dipahami pada tahun 2024.
Sementara itu, Banten terpilih sebagai provinsi pertama dilaksanakan Diseminasi PPL 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk Kota Serang, Banten, sendiri menghadapi permasalahan dengan banyaknya pelajar yang menggunakan kendaraan, terutama motor saat menuju sekolah.
Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Marga Munadi Herlambang menjelaskan bahwadiseminasi merupakan program kolaborasi antarlembaga untuk menekan angka kecelakaan melalui pendidikan sejak di bangku sekolah.
"Ini merupakan upaya menekan angka kecelakaandengan memasukkan pendidikan lalu lintas dalam kurikulum resmi di Kemendikbudristek," katanya.
Pendidikan sejak dini perlu dilakukan, kata Munadi, karena saat ini banyak pengguna kendaraan, baik motor maupun mobil, dari kalangan usia sekolah.
Pada tahun ini, lanjut dia, diseminasi nasional pertama kolaborasi Ditkamsel Korlantas, Jasa Raharja, dan Kemdikbudristek dilaksanakan di Provinsi Banten.
Banten dipilih karena terdapat 1.448 sekolah yang bisa mendapatkan kurikulum pendidikan lalu lintas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!