Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Energi Terbarukan di Asia Tenggara Tumbuh 20 Persen dalam Setahun

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh:

Selain itu, Laos juga akan menjadi tuan rumah pembangkit listrik tenaga angin darat terbesar di kawasan ini, Monsoon, yang sedang dibangun dan diperkirakan akan mencapai kapasitas 600 MW setelah selesai dibangun.

Saat ini tidak ada PLTS atau angin skala utilitas yang beroperasi di Brunei, Laos, dan Timor Leste, dan tidak ada satu pun proyek yang sedang dibangun di Indonesia, Kamboja, dan Brunei. "Pertumbuhan energi terbarukan di kawasan ini sangat mengesankan, namun masih banyak lagi yang bisa dicapai," kata Janna Smith, peneliti dan penulis utama laporan tersebut.

"Seiring dengan upaya dunia untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan sebanyak tiga kali lipat pada tahun 2030, pemerintah perlu mempermudah penerapan tenaga angin dan surya secara online. Beralih ke energi terbarukan dari batu bara dan gas akan menghemat waktu dan uang negara menuju masa depan energi yang bersih."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.