Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menguak Jeratan Penipuan Daring dalam Film 'The Beekeeper'

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 18:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menguak Jeratan Penipuan Daring dalam Film 'The Beekeeper' Doc: ANTARA/Miramax

Aktor asal Inggris Jason Statham kembali beraksi dalam film thriller aksi terbarunya bertajuk The Beeekeeper garapan dari sutradara David Ayer dan telah tayang di bioskop Indonesia pada 10 Januari 2024 yang menyajikan kisah sang pembela kebenaran dalam membasmi komplotan penipu daring.

The Beekeeper mengisahkan seorang peternak lebah bernama Adam Clay (Jason Statham) dan hidup damai di sebuah kawasan pertanian kecil di Amerika Serikat bersama tetangga sekaligus induk semangnya, Eloise Parker (Phylicia Rashad). Eloise dikenal sebagai sosok perempuan lanjut usia yang hangat dan seorang pensiunan guru sekolah.

Baik Clay maupun Eloise, keduanya sering bertukar sapa dan saling berbagi makanan. Clay pun telah menganggap Eloise layaknya ibu kandungnya sendiri.

Suatu hari, saat Clay mengunjungi rumah Eloise untuk berbagi madu hasil panennya, Clay menemukan bahwa Eloise telah meninggal dunia karena bunuh diri. Sayangnya, Clay dituduh bersalah karena menjadi orang pertama yang menemukan jasad Eloise.

Beruntung, Clay dibebaskan kembali karena dirinya terbukti tidak bersalah atas kematian Eloise. Namun, dirinya bertanya-tanya apa yang jadi penyebab Eloise hingga memutuskan untuk memilih pilihan ekstrem itu.

Tidak hanya Clay, anak Eloise yang juga anggota agen khusus FBI bernama Verona Parker (Emmy Raver-Lampman) juga ingin mengetahui motif bunuh diri yang dilakukan ibunya. Keduanya pun mencari tahu dengan cara masing-masing untuk menumpas akar permasalahan dari kasus kematian Eloise. Akankah keduanya berhasil menemukan titik terang?

Kasus penipuan memang sudah banyak terjadi sejak dulu. Bahkan, penipuan telah menjadi kasus kejahatan yang banyak dialami masyarakat dunia dan kini telah bertransisi ke media daring.

Semakin canggihnya era teknologi saat ini, fenomena penipuan daring pun semakin banyak ditemui. Ketakutan inilah yang menjadi poin utama dalam film The Beekeeper.

Melalui film ini, penonton akan diperlihatkan bahwa aksi penipuan tidak pandang bulu. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, semua orang dapat terkena masalah ini jika tidak teliti.

Sepintar apapun seseorang, The Beekeeper, mengajarkan untuk selalu waspada terhadap kemungkinan apapun. Selain itu, selalu tanyakan kepada orang yang lebih ahli jika menemui permasalahan yang diindikasi sebagai penipuan agar tidak terjadi masalah lebih besar.

Dampak penipuan pun tidak sederhana. Banyak korban yang harus menanggung akibat dari perbuatan oknum penipu, meskipun mereka tidak bersalah.

Terlebih, sosialisasi tentang penipuan daring memang belum se-masif kasus-kasus kejahatan lainnya, sehingga masih banyak masyarakat yang terkecoh dan terjebak dalam aksi penipuan.

Dalam film ini, penonton akan melihat cerdasnya para penipu untuk menggaet korban-korbannya. Setidaknya, penonton mendapat ilmu baru untuk menghindari penipuan daring melalui film ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ratusan korban selamat KMP Mutiara Santosa II Tiba di Surabaya

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

32 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

47 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...
Luar Negeri
Ceuta Spanyol Hadapi Gelomb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.