Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kyuhyun Super Junior Jajal Genre Musik Baru di Bawah Agensi Antenna

📅 Senin, 15 Jan 2024, 10:31 WIB | Oleh:
Kyuhyun Super Junior Jajal Genre Musik Baru di Bawah Agensi Antenna Doc: Celeb Confirmed
Ket. Kyuhyun Super Junior.

SEOUL - Kyuhyun, member grup boyband K-pop Super Junior memulai perjalanan musik baru dengan merilis EP solo, rilisan pertamanya di bawah Antenna, pada Selasa (9/1) lalu.

Dikutip dari Yonhap, Kyuhyun menandatangani kontrak dengan Antenna Co., sebuah agensi manajemen artis yang didirikan oleh penyanyi-komposer Yoo Hee-yeol pada Agustus lalu.

"Restart," EP yang dirilis, menandai perilisan pertama Kyuhyun sejak penandatanganan kontrak saat ia masih diwakili oleh SM Entertainment untuk aktivitasnya sebagai Super Junior.

"Penggemar akan terkejut ketika mereka mendengarkan album ini, karena ada lagu-lagu bergaya pop, sesuatu yang belum pernah aku lakukan sebelumnya, dan lagu-lagunya mengandung elemen rock," kata Kyuhyun saat showcase media untuk album tersebut di Seoul.

"Saya mengindahkan pendapat dari CEO perusahaan dan kelompok kerja karena saya pikir jika saya terus memaksakan pendapat saya, album yang dihasilkan bisa serupa dengan karya saya sebelumnya."

Album ini terdiri dari enam lagu yang dipimpin oleh lagu bergenre pop-rock yang memadukan vokalnya yang menyegarkan dan bertenaga dengan suara band bergaya rock modern. Judul lagu dalam bahasa Korea secara kasar diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai "Itu Tidak Begitu" .

Lima lagu lainnya; "Restart", "Slowly, Gently", "Was It Love", "Rainbow", dan "You Are the Reason (Super Junior-KRY)," sebuah lagu spesial yang menampilkan rekan band Kyuhyun di Super Junior, Ryeowook dan Yesung.

Kyuhyun memulai debutnya sebagai anggota Super Junior pada 2006 dan memulai karir solonya dengan EP pertamanya, "At Gwanghwanmun," pada November 2014. Sejak itu, ia memantapkan dirinya sebagai penyanyi balada, dengan hits lainnya "A Million Pieces" dan "Blah Blah," dan sebagai penyanyi musikal yang sukses dan tokoh TV.

Lagu utama menggambarkan perasaan kompleks seseorang terhadap cinta lamanya, yang bersatu kembali setelah sekian lama. Dimulai dengan suara band yang kuat, sedangkan lagu-lagu sebelumnya berfokus pada vokalnya.

Karena awalnya ia menyukai lagu keempat berjudul "Was It Love", ia mengaku sempat berselisih dengan CEO Yoo dalam proses pemilihan single utamanya.

Namun, dia menyadari pentingnya menarik khalayak yang lebih luas dalam proses tersebut.

"Dia mengingatkanku bahwa tidak cukup hanya melakukan apa yang aku suka. Aku setuju bahwa kita perlu menciptakan musik yang disukai banyak orang," kenang Kyuhyun.

Ketika ditanya tentang perubahan yang ia alami di bawah agensi barunya, ia berkata, "Tentu saja, lingkungan kerja yang baru terasa aneh bagiku. Namun pekerjaan dalam membuat musik juga tidak berbeda."

Namun, dia mengatakan proses komunikasi disederhanakan dengan lembaga yang lebih kecil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.