Investor Brunei Berkomitmen untuk Investasi di IKN
📅 Senin, 15 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh: Eko S
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Konsorsium Investor Brunei berkomitmen untuk melakukan investasi senilai 300-450 juta dollar AS (sekitar 4-7 triliun rupiah) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Komitmen investasi di IKN itu disampaikan Pangeran Anak Putri Hajjah Amal Rakiah, adik Sultan Hassanal Bolkiah, saat memimpin delegasi investor menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Assaara Guest House di Bandar Seri Begawan pada Sabtu (13/1).
Menurut pernyataan tertulis KBRI BSB di Jakarta, Minggu (14/1), Duta Besar RI untuk Brunei, Achmad Ubaedillah, mengatakan komitmen investasi tertulis di IKN diserahkan Putri Amal Rakiah kepada Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, disaksikan Presiden Jokowi.
Terkait komitmen investasi di IKN, Perusahaan Ryada Holding Investment Group selaku Konsorsium Investasi telah menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk dua proyek perumahan senilai 4-7 triliun rupiah.
Seperti dikutip dari Antara, pada pertemuan dengan Putri Amal Rakiah, Presiden Jokowi mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas komitmen Konsorsium Investasi untuk berinvestasi di IKN serta mempersilakan para investor untuk melihat langsung progres pembangunan IKN.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Jokowi mengajak para pengusaha Brunei untuk berinvestasi di IKN, yang dibangun sebagai kota hutan dengan dukungan teknologi pintar.
"Saya ingin bercerita mengenai Ibu Kota Nusantara. Ini adalah agenda strategis Indonesia dan bagian dari misi Indonesia Emas 2045 yang telah disetujui oleh parlemen, dibuat undang-undangnya yang disetujui 93 persen suara," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Sekretariat Presiden yang terbit di Jakarta, Minggu (14/1).
Energi Hijau
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Jokowi mengatakan 70 persen area diperuntukkan sebagai area hijau dan 80 persen transportasi merupakan transportasi publik yang berbasis energi hijau.
"Ini adalah komitmen untuk terus menjaga Pulau Kalimantan--Borneo--sebagai paru-paru dunia yang memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, juga menciptakan magnet ekonomi baru," katanya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan progres pembangunan inti telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan 2024.
Selain itu, tambah Presiden Jokowi, saat ini juga telah banyak investasi yang masuk dan memulai pembangunan infrastruktur yang ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking.
"Ada 13 yang telah groundbreaking, baik berupa rumah sakit ada tiga rumah sakit, ada lima hotel, dan ada dua mal, ada pusat pelatihan untuk sepak bola, juga ada transportasi hijau, dan juga termasuk Nusantara Superblock di kawasan terintegrasi dengan hotel bintang lima, tempat hiburan, dan pusat perbelanjaan," katanya.
Presiden pun berharap para pengusaha asal Brunei Darussalam dapat merealisasikan minatnya untuk berinvestasi di IKN. Presiden menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah insentif bagi para investor di IKN baik berupa super tax deduction, tax holiday, hingga pembebasan bea masuk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!