Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

933 Penumpang Batalkan Tiket, KAI Beri Perbaikan Layanan Pelanggan Imbas Anjloknya KA Pandalungan

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 18:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
933 Penumpang Batalkan Tiket, KAI Beri Perbaikan Layanan Pelanggan Imbas Anjloknya KA Pandalungan Doc: ANTARA/Umarul Faruq
Ket. Petugas berada di samping kereta api yang anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (14/1/2024).

Sidoarjo - PT KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya memberikan service recovery atau perbaikan layanan sesuai aturan yang berlaku akibat proses evakuasi pasca-anjlok KA Pandalungan dan perbaikan di emplasemen Stasiun Tanggulangin yang masih berlangsung.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, mengatakan service recovery yang diberikan mulai dari pemberian makanan ringan dan minuman, pembatalan tiket 100 persen di luar bea pesanhingga H+7, serta pengalihan perjalanan pelanggan menggunakan moda transportasi bus atau KA lainnya.

"Para calon pelanggan yang mengalami dampak gangguan operasional telah diberitahukan adanya perubahan pola operasi tersebut melalui whatsapp blast," ucapnya.

Luqman menjelaskanhingga pukul 17.00 WIB tercatat sebanyak 933 penumpang telah membatalkan tiket perjalanan KA.

"Dengan rincian pembatalan tiket dari Stasiun Bangil 28 pelanggan, Stasiun Malang 126 pelanggan, Stasiun Mojokerto 76 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasar Turi 34 pelanggan, Stasiun Sidoarjo 154 pelanggan, Stasiun Surabaya Gubeng 394 pelanggan, dan Stasiun Wonokromo 121 pelanggan," ujarnya.

Luqman menambahkanKAI Daop 8 Surabaya masih memberlakukan perubahan pola operasi bagi KA jarak jauh tujuan Surabaya dan Bangil.

Adapun KA yang memutar dari Stasiun Bangil lewat Malang dan Kertonosono, diantaranya KA Ranggajati (115) relasi Jember - Surabaya Gubeng - Cirebon, KA Logawa (211) relasi Jember - Surabaya Gubeng - Purwokerto dan KA Sritanjung (241) relasi Ketapang - Surabaya Gubeng - Lempuyangan.

Selanjutnya, KA Jayabaya (107) relasi Malang - Surabaya Gubeng - Pasarturi - Pasarsenen, KA Wijaya Kusuma (117) relasi Ketapang - Surabaya Gubeng - Cilacap serta KA Pandalungan (77f) relasi Jember - Surabay Gubeng - Pasarturi - Gambir.

"Pelanggan dengan tujuan Surabayanantinya akan diantar menggunakan bus sebagai pengganti hingga tujuan," tuturnya.

SebelumnyaDaop 8 Surabaya membenarkan dan menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa anjloknya KA Pandalungan relasi Gambir - Surabaya - Jember di emplasemen Stasiun Tanggulangin pada Minggupukul 07.57 WIB.

Selain itujuga beredar video di sosial media terkait anjloknya KA Pandalungan relasi Gambir - Surabaya - Jember di akun Instagram Jaki Jetbus. Dalam video tersebut, sejumlah petugas melakukan pemeriksaan di belakang gerbong lokomotif KA Pandalungan.

Dampak sejumlah warga yang ingin melihat lebih dekat diarahkan untuk menjauh karena petugas masih melakukan proses evakuasi.

Selain dari akun tersebut, akun Instagram lainnya dengan nama Aliqsafrudin merekam detik-detik anjloknya kereta yang mempunyai nomor gerbong lokomotif CC2039804 tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.