Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Penduduk Indonesia Bergelar S2 dan S3 Masih Rendah

📅 Sabtu, 13 Jan 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Jumlah Penduduk Indonesia Bergelar S2 dan S3 Masih Rendah Doc: antara
Ket. Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso.

Persentase jumlah penduduk Indonesia yang bergelar S2 dan S3 saat ini masih rendah, baru 0,5 persen, jauh jika dibandingkan dengan Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

JAKARTA - Jumlah penduduk Indonesia bergelar S2 dan S3 dari usia produktif perlu ditambah mengingat persentasenya baru 0,5 persen. Jumlah tersebut masih kecil jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asean seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand yang memiliki rata-rata 2,43 persen penduduk bergelar S2 dan S3.

"Jadi kita sekitar seperlimanya mereka dari kualitas SDM-nya. Negara maju jumlahnya 10 persen dari jumlah penduduk yang bergelar S2 dan S3 itu," ujar Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso, dalam webinar secara daring, Jumat (12/1).

Dwi menerangkan, di tahun 2034 harus punya jumlah penduduk S2 dan S3 sebanyak 2,5 persen atau sekitar 7,5 juta dari jumlah penduduk untuk menyamai Malaysia, Thailand, dan Vietnam, dengan target awardee LPDP sebanyak 22.000. Adapun untuk tahun 2045, jumlah ideal penduduk S2 dan S3 sebanyak 20 juta atau 9,8 persen dengan target awardee LPDP sebanyak 30.000. "Jumlah S2 dan S3 kita saat ini baru satu juta dan jumlah dari Awardee LPDP 10.000," jelasnya.

Inovasi Pendanaan

Dwi mengungkapkan, peningkatan LPDP tidak hanya dari segi jumlah penerima. Peningkatan kualitas juga menjadi perhatian dengan membuat prioritas-prioritas agar bisa menyasar dampak maksimal untuk kemajuan bangsa.

Dia menerangkan, hal tersebut didukung jumlah Dana Abadi Pendidikan yang terus meningkat. Dalam tiga tahun terakhir terjadi peningkatan yang luar biasa dengan jumlah mencapai 139,11 triliun rupiah.

"Pada tahun 2020, masih sekitar 50 triliun sehingga terjadi peningkatan hampir tiga kali lipat dalam waktu tiga tahun terakhir. Peningkatan ini harus ditambah karena kebutuhan kita terus meningkat untuk SDM ini," terangnya.

Dwi menerangkan, dalam tiga tahun terakhir, dana LPDP tidak hanya dipakai S2 dan S3, tapi penguatan S1, vokasi, dan non degree yang dibutuhkan untuk bangsa ini. Di tahun 2023 totalnya sudah di atas 300 ribu mendapat beasiswa.

"Ini peningkatan luar biasa 100 kali lipat ketika sebelum pandemi, di mana tiap tahun kita mengelola 3.357 orang. Sekarang kita mengelola lebih dari 300 ribu orang," ucapnya.

Dwi menjelaskan, terdapat 7 beasiswa prioritas pada beasiswa targeted ini. Program baru ini dikhususkan bagi pelamar yang akan mengisi bidang industri, baik blue industry, kemaritiman dan perikanan, maupun green industry, green renewable energy, agriculture, food science yang basisnya adalah pertanian.

"Itu terus kita dorong, dan ekonomi juga atau industri digital. Termasuk di dalamnya adalah industri kreatif dan juga turisme. Ini tujuh beasiswa prioritas. Ini areanya adalah kira-kira green, blue, dan digital," terangnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.