NIU Amerika Serikat Tertarik Bangun Kampus di IKN
📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh: Eko S
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan Northern Illinois University (NIU) Amerika Serikat (AS) tertarik untuk membangun kampus pascasarjana di IKN.
Kepala OIKN, Bambang Susantono, berdiskusi bersama Presiden Northern Illinois University (NIU), Lisa C Freeman, membahas ketertarikan NIU dalam berpartisipasi dalam penyediaan pendidikan bertaraf internasional di Nusantara.
Seperti dikutip dari Antara, Rabu (10/1), Presiden NIU Amerika Serikat, Lisa C Freeman, menyatakan keinginan NIU dalam menjadi bagian pembangunan Nusantara.
"Northern Illinois University dengan keahlian unik di bidang public administration, political science, computer science, dan sustainability memberikan peluang dan kecocokan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan di Nusantara," kata Lisa.
NIU tertarik untuk membangun fasilitas pendidikan dengan mendirikan program pascasarjana di Nusantara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Dekan College of Liberal Arts and Sciences NIU, Robert Brinkmann, mengatakan NIU ingin mempelajari proses pembangunan di Nusantara.
"Program ini akan memberikan mutual benefits bagi pembangunan Nusantara sebagai kota modern dan berkelanjutan dan juga sebagai pembelajaran internasional dari proses pembangunan di IKN," kata Robert.
NIU telah memiliki kedekatan dengan wilayah Asia Tenggara dengan didirikannya Center for Southeast Asian Studies sejak 1963.
Sebaiknya Anda baca juga:
Executive Director for Global Initiatives NIU, Eric Jones, menerangkan banyak alumnus NIU yang menjadi figur berpengaruh di Indonesia.
Kepala OIKN, Bambang Susantono, mengatakan pembangunan Nusantara merupakan bagian dari Indonesia experiment.
"Pembangunan Nusantara sebagai sustainable forest city yang berkesesuaian dengan kampanye global dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), perubahan iklim, dan biodiversitas merupakan living lab bagi dunia," ujar Bambang.
Kolaborasi Riset
Dalam kesempatan tersebut, Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof Mohammed Ali Berawi, menjelaskan peran Nusantara Institute sebagai peluang kolaborasi dalam bentuk riset dan pendidikan.
"Pembangunan Pusat Riset dari klasterisasi sektor energi, sosial, konservasi lingkungan, hingga teknologi informasi akan memfasilitasi berbagai inisiatif dan ketertarikan institusi riset global dalam pembangunan di IKN," kata Ali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!