Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ada Apa Tiba-tiba Asosiasi Kesehatan Gelar Dialog Bersama Timses Capres RI

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Tiba-tiba Asosiasi Kesehatan Gelar Dialog Bersama Timses Capres RI Doc: ANTARA/HO-KOMPAK
Ket. Suasana dialog nasional tentang pembangunan kesehatan di Indonesia bersama dengan tim sukses (timses) Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI, yang diadakan oleh 19 asosiasi kesehatan yang tergabung ke dalam Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (Kompak), di Gedung Dr R Soeharto, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia di Jakarta.

Jakarta - Asosiasi kesehatan yang tergabung ke dalam Komunitas Profesi dan Asosiasi Kesehatan (Kompak) mengadakan dialog nasional tentang pembangunan kesehatan di Indonesia bersama dengan tim sukses (timses) Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI.

Mewakilli Kompak, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Dr dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT menyampaikan bahwa tujuan diadakannya dialog nasional ini adalah untuk membangun komunikasi dan saling pengertian yang tinggi tentang program pembangunan di bidang kesehatan antara komunitas kesehatan dengan para Capres-Cawapres RI.

"Kompak mengapresiasi kedatangan perwakilan tim pemenangan, di mana di situ juga ada sejawat dari profesi kesehatan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Adib mengatakan Kompakmendukung sosialisasi dan penyebarluasan visi dan misi para pasangan calon sebagai implementasi ketaatan komunitas kesehatan terhadap Undang-Undang Pemilu, serta memperkuat posisi tenaga medis, kesehatan serta asosiasi kesehatan sebagai pemangku kepentingan kesehatan utama, dalam kerangka dedikasi yang setinggi-tingginya untuk pembangunan kesehatan bangsa.

Ia menilai pemilihan umum merupakan momen penting bagi demokrasi di Indonesia, tak terkecuali bagi komunitas kesehatan.

"Secara institusi, Kompakmenjamin untuk menjaga netralitas dan independensi institusi dan organisasi medis dan kesehatan Indonesia dalam pelaksanaan pemilihan umum," tegas Adib.

Dalam diskusi tersebut, setiap perwakilan timses juga memaparkan program kesehatan dari, serta komitmen masing-masing pasangan untuk menjadikan program kesehatan sebagai prioritas dan kolaborasi yang baik dengan organisasi kesehatan, asosiasi profesi kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait, agar tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai dengan baik dan maksimal demi kepentingan masyarakat Indonesia.

Melalui dialog nasional ini, Kompakberharap dapat mewujudkan kesepemahaman atas masing-masing tugas mulia Presiden dan Wakil Presiden RI dengan tenaga medis dan kesehatan, serta asosiasi kesehatan yang saling mendukung, guna kepentingan pembangunan kesehatan masyarakat dan bangsa Indonesia, serta menciptakan jembatan komunikasi yang produktif antara para pasangan Capres-Cawapres dengan komunitas kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu untuk kemaslahatan rakyat Indonesia.

Kompakjuga berharap komitmen para timses masing-masing pasangan Capres-Cawapres dapat diikuti oleh seluruh pihak yang terlibat dalam Pemilu. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemilihan umum dapat berjalan secara demokratis dan berintegritas.

Untuk diketahui, KOMPAK merupakan gabungan komunitas dan asosiasi profesi kesehatan yang di dalamnya beranggotakan 19 institusi, di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan 15 asosiasi kesehatan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Menerapkan Gaya Hidup Sehat...
Susunan Pemain Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Tampil Starter

Susunan Pemain Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Tampil Starter

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.