Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Kediri apresiasi pelatihan memasak bagi warga binaan lapas

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 22:45 WIB | Oleh:
Pemkot Kediri apresiasi pelatihan memasak bagi warga binaan lapas Doc: ANTARA/ Asmaul
Ket. Pelatihan memasak untuk penghuni lapas di Lapas Kelas II A Kediri, Jawa Timur, Kamis (11/1/2024).

Kediri - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur, mengapresiasi pelatihan memasak bagi warga binaan d Lapas Kelas II A Kediri karena bisa sebagai bekal keterampilan yang bermanfaat setelah mereka keluar dari lapas.

"Saya yakin para warga binaan ini antusias dan senang mengikuti rangkaian acara ini dari awal sampai selesai. Hitung-hitung sebagai penyegar dan memberikan suasana baru dari rutinitas sehari-hari. Acara ini juga sekaligus memperingati Hari Hak Asasi Manusia yang jatuh 10 Desember lalu," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah di Kediri, Kamis.

Ia berharap dengan pelatihan tersebut dapat menimbulkan optimisme serta kesetaraan akses peningkatan keterampilan antara warga binaan dan masyarakat umum. Nanti ketika selesai masa binaan, mereka dapat memiliki kemandirian serta kepercayaan diri untuk berbaur dengan masyarakat dengan membuka usaha kuliner.

"Usaha kulinernya tidak perlu langsung besar, yang penting rasa enak, kebersihannya terjaga, dan harga sesuai kantong konsumen," katanya.

Ia juga menekankan kepada warga binaan lapas ini untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Karena pelatih memasak ini seorangexecutive chef, sehingga sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam memasak.

Sementara ituGeneral Manajer Surya Hotel Group Fajar Safari Aziz mengatakan pelatihan ini sengaja dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada penghuni lapas. Ia dengan tim datang memberikan pelatihan memasak untuk penghuni lapas.

"Ada nasi goreng, karena tidak semua tahu membuat nasi goreng yang benar. Lalu olahan yang berbahan dasar kulit lumpia isi mi instan, lumpia standar sayur, dimsum," katanya.

Selain itu pihaknya juga ikut serta memasak makanan untuk sekitar 1.000 penghuni lapas.

Ia mengatakan ada berbagai macam tantangan tersendiri memasak untuk penghuni lapas. Selain lokasi, jumlah yang banyak juga menjadi tantangan.

Untuk memasak makanan, kata dia, bahan yang diperlukan juga cukup banyak, rata-rata di atas 100 kilogram baik untuk sayur maupun lauk seperti ayam dan ikan goreng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.