Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dibantai Iran, Kualitas Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023 Mengkhawatirkan

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 06:57 WIB | Oleh:
Dibantai Iran, Kualitas Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023 Mengkhawatirkan Doc: PSSI
Ket. Indonesia dibantai Iran 0-5 I Pemain timnas Indonesia, Elkan Baggott, mengontrol bola saat laga uji coba melawan Iran, Selasa (9/1). Tugas berat bakal dihadapi asuhan Shin Tae-yong menyusul hasil buruk sekali dalam tiga laga uji coba. Timnas Indonesia terbaru dua hari lalu dibantai Iran 0-5.

JAKARTA - Kualitas tim nasional (timnas) Indonesia amat mengkhawatirkan, di sisi lain waktu tersisa tinggal empat hari tampil di Piala Asia 2023. Tugas berat bakal dihadapi asuhan Shin Tae-yong menyusul hasil buruk sekali dalam tiga laga uji coba.

Dalam tiga pertandingan uji coba terakhir, timnas kalah beruntun. Dihajar Libya 4-0 dan 2-1. Terbaru, dua hari lalu, dibantai Iran 0-5, Selasa (9/1) malam waktu setempat.

Tiga kekalahan tersebut memperlihatkan kelemahan timnas jelang Piala Asia 2024. Kelemahan tersebut adalah lini pertahanan dan finishing. Gawang Indonesia sudah kebobolan 11 gol hanya dalam tiga pertandingan. Hanya Yakob Sayuri satu-satunya pemain yang bisa mencetak gol dalam tiga pertandingan tersebut.

Selain dua hal teknis, Coach Shin Tae-yong juga memiliki tugas meningkatkan mental skuad asuhannya. Kekalahan telak dalam ujicoba bisa menjatuhkan mental.

Sebab selanjutnya menghadapi Irak, Jepang, dan Vietnam. Tampil di Piala Asia menjadi skuad paling muda juga membuat Timnas Indonesia bisa dipandang sebelah mata lawan.

Selain itu, ekspektasi tinggi dan target lolos 16 besar setelah 17 tahun tidak tampil di Piala Asia juga menambah beban pundak Jordi Amat dkk. Namun harapan mencetak sejarah untuk lolos pertama kalinya ke babak 16 besar Piala Asia masih terbuka. Shin Tae-yong mengapresiasi pemain sudah bekerja keras meski kalah dari Iran.

"Memang ada beberapa kesalahan dari lini belakang, apalagi ada tiga gol yang merupakan kesalahan sendiri," ujar Shin Tae-yong. Ke depannya lawan akan lebih banyak menguasai bola. Karenanya kita akan melatih situasi itu, agar pemain bisa mencari celah untuk menyerang balik dan menciptakan peluang yang baik.

Bek timnas, Elkan Baggott menyatakan bahwa skuad Garuda mendapat pelajaran berharga melawan Iran. "Sekali lagi kami mendapatkan pertandingan yang dapat menjadi pembelajaran. Kami memainkan permainan yang menarik namun sayangnya kembali kebobolan dengan mudah," ujar Elkan.

Hasil pertandingan mungkin tidak mencerminkan pertandingan berjalan. Tapi ini adalah 90 menit yang menjadi pelajaran bagi banyak pemain. Jadi harus siap dan fit di pertandingan pertama nanti.

Meski demikian, Elkan optimistis tim akan mendapatkan hasil terbaik saat Piala Asia 2023 nanti. Dia masih optimis. Jangan melihat hasil pertandingan hari ini. Jadi seluruh tim masih berusaha bersama dan optimis menatap turnamen.

Di Piala Asia 2023, timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Di laga perdana timnas Indonesia akan menghadapi Irak, 15 Januari 2024.

Empat hari berselang, giliran Vietnam yang akan dihadapi. Di laga terakhir grup, Jordi Amat dan kawan-kawan menghadapi Jepang, 24 Januari mendatang. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.