Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Warga Banten Agar Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Warga Banten Agar Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Ilustrasi - Rumah warga Kabupaten Lebak rusak di bagian atap setelah diterjang hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

LEBAK -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tujuh daerah di Banten berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada 11 Januari 2024.Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana, di Serang, Banten, Kamis (11/1), mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan lebat dan petir disertai angin kencang pada tujuh daerah di Banten yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang dan Kabupaten Serang.Sedangkan, Kota Cilegon relatif aman dari ancaman hujan lebat disertai angin kencang dan petir.Peringatan dini waspada potensi cuaca buruk tersebut, kata dia, dikeluarkan karena berpeluang menimbulkan bencana alam seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung.Peluang hujan lebat disertai angin kencang dan petir terjadi di wilayah Banten pada sore hari, sedangkan siang hari berawan hingga hujan ringan dan sedang.Cuaca pada pagi hari wilayah Banten berawan dengan suhu udara rata-rata 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan 65-95 persen dan angin bergerak dari arah barat daya hingga barat laut berkecepatan 05-30 kilometer per jam.BMKG juga mengeluarkan peringatan dini waspada bagi pelaku pelayaran, khususnya perahu nelayan dan kapal tongkang, yang melintasi perairan selatan Banten, Samudera Hindia selatan Banten di pesisir Kabupaten Lebak, dan Selat Sunda bagian selatan Banten di pesisir Kabupaten Pandeglang, karena tinggi gelombang antara 1,25 meter sampai 2,50 meter.Sementara itu penyeberangan Pelabuhan Merak keBakauheni, kata dia, relatif normal dan aman untuk pelaku pelayaran. Khususnya, perahu nelayan, kapal feri, kapal tongkang, kapal pesiar, dan kapal kargo, melintasi perairan Selat Sunda bagian utara, karena tinggi gelombang rendah hanya 1,25 meter.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.