Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogyakarta Tambah Cadangan Beras

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 05:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Yogyakarta Tambah Cadangan Beras Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Ilustrasi beras yang dijual di pasar.

Yogyakarta - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta bakal menambah cadangan beras sekitar 55 ton untuk memenuhi target cadangan pangan pemerintah daerah setempat pada 2024.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi di Yogyakarta, Senin, mengatakan dengan tambahan cadangan beras 55 ton maka jumlah cadangan pangan Pemkot Yogyakarta bakal menjadi 120,05 ton pada tahun ini.

"Prinsipnya kalau cadangannya banyak di awal, lebih nyaman, lebih menentramkan dan lebih siap untuk membantu jika dibutuhkan," ujar dia.

Target tambahan cadangan pangan beras Pemkot Yogyakarta pada 2024 meningkat signifikan jika dibandingkan tahun lalu yang hanya mencadangkan beras sekitar 18 ton.

Penambahan cadangan beras yang signifikan itu untuk memenuhi target cadangan pangan yang telah ditetapkan minimal sekitar 120 ton sesuai dengan Peraturan Gubernur DIY nomor 24 tahun 2016 tentang cadangan pangan pemerintah daerah dan Peraturan Wali Kota Yogyakarta nomor 22 tahun 2019 tentang cadangan beras Pemkot Yogyakarta.

Dia menyatakan pengadaan cadangan pangan beras 55 ton bakal menggunakan APBD Kota Yogyakarta dengan alokasi anggaran beras cadangan Rp12.000 per kilogram kualitas medium.

Sesuai Perwal nomor 22 tahun 2019, menurut dia, pengadaan cadangan beras itu untuk mendukung penyediaan beras pemerintah daerah menghadapi keadaan darurat, bencana alam, rawan pangan dan gejolak harga.

Cadangan beras Pemkot Yogyakarta, kata Sukidi, saat ini masih 65,05 ton yang sampai saat ini belum digunakan.

"Masih utuh belum dipakai. Karena masih bisa diatasi dengan bantuan pangan dan gerakan pangan murah. Belum lagi dinas perdagangan juga punya program operasi pasar, pasar murah, dan sebagainya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.