Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seluruh Penumpang Japan Airlines Selamat karena Patuhi Instruksi untuk Meninggalkan Barang Bawaan di Kabin

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Seluruh Penumpang Japan Airlines Selamat  karena Patuhi Instruksi untuk Meninggalkan Barang Bawaan di Kabin Doc: Istimewa
Ket. Orang-orang di bandara Haneda Tokyo menyaksikan pesawat Japan Airlines Penerbangan 516 yang terbakar.

Sebuah pelajaran berharga bisa dipetik dari tragedi tabrakan pesawat yang terjadi di bandara Haneda Tokyo, Selasa (2/1). Sebanyak 379 orang, termasuk delapan anak-anak, berhasil dievakuasi dengan selamat saat pesawat Japan Airlines yang terbakar mendarat dan menabrak pesawat milik satuan penjaga pantai. Para pengamat mengatakan, keberhasilan proses evakuasi sebelum pesawat dilalap api tersebut berkat para penumpang bersedia meninggalkan barang bawaan mereka sesuai instruksi kru pesawat.

Dilansir oleh Business Insider, para pakar penerbangan memuji efisiensi awak pesawat dalam mengatur evakuasi di bawah tekanan kuat dan penumpang mendengarkan instruksi.

Rekaman menunjukkan para penumpang, yang tampaknya tidak membawa barang bawaan, meninggalkan pesawat di atas seluncuran penyelamat.

"Dan jika Anda melihat videonya, orang-orang tidak berusaha mengeluarkan barang-barang dari atas. Mereka berkonsentrasi untuk keluar dari pesawat."

"Ini menunjukkan pelatihan yang bagus," kata John Cox, konsultan keselamatan penerbangan, kepada Associated Press .

Seorang pakar keselamatan kebakaran yang juga direktur Fire Safety Engineering Group di Universitas Greenwich, Ed Galea, mengatakan kepada BBC bahwa jika penumpang mencoba mengambil bagasi, hal itu bisa memperlambat evakuasi, dan berpotensi menimbulkan konsekuensi mematikan.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Saya tidak melihat satu pun penumpang di darat, dalam video mana pun yang saya lihat, yang membawa barang bawaannya. Jika ada orang yang mencoba membawa barang bawaan kabinnya, itu sangat berbahaya karena akan memperlambat evakuasi," ujar Galea.

Seorang penumpang mengatakan kepada NHK News Jepang bahwa awak pesawat tetap tenang selama keadaan darurat dan menginstruksikan penumpang untuk tidak membawa bagasi.

Video keselamatan dalam penerbangan milik Japan Airlines dengan jelas menginstruksikan penumpang untuk tidak mengambil bagasi jika terjadi keadaan darurat. Video itu juga berisi rangkaian animasi yang menjelaskan jika penumpang akan memblokir lorong ketika mencoba mengambil tas dari loker di atas kepala, dan tas-tas itu kemudian merusak perosotan tiup.

Para kru berhasil mengevakuasi penumpang melalui perosotan tiup dari tiga pintu darurat yang dapat digunakan di bagian depan pesawat dalam waktu sekitar 18 menit, kata Japan Airlines.

"Saya hanya bisa mengatakan ini adalah keajaiban. Kami bisa saja mati jika terlambat," kata seorang penumpang bernama Tsubasa Sawada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.