Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siswa Ikut SNBP dan SNBT Wajib Punya Akun SNPMB

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Siswa Ikut SNBP dan SNBT  Wajib Punya Akun SNPMB Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf

Siswa yang akan masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes harus memiliki akun SNPMB.

JAKARTA - Ketua Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Ganefri, mengingatkan, siswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) wajib punya akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Jika tidak, maka siswa tidak akan bisa mengikuti kedua jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut.

"Siswa yang akan mendaftar di SNBP dan SNBT harus memiliki akun SNPMB siswa. Oleh karena itu registrasi akun SNPMB ini penting," ujar Ganefri, dalam sosialisasi secara daring, Jumat (5/1).

Dia menjelaskan, akun SNPMB tidak hanya penting bagi siswa, tapi juga untuk sekolah. Akun SNPMB sekolah dan siswa nantinya bisa digunakan untuk mendaftarkan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Jadi SNBP dan SNBT harus memiliki akun SNPMB. Akun ini penting. Tanpa akun ini sekolah dan siswa tidak bisa mendaftar," jelasnya.

Ganefri menyebut, bagi sekolah yang sudah ikut SNPMB tahun lalu tidak perlu mendaftar PDSS. Sedangkan, bagi sekolah yang belum mengikuti SNPMB, maka wajib mendaftar di PDSS.

Dia melanjutkan, bagi siswa yang lulus 2 tahun lalu wajib memiliki akun SNPMB. Hal ini juga berlaku sama bagi siswa yang lulus tahun 2024. "Semua siswa wajib punya akun SNPMB," katanya.

Pendaftaran Siswa

Ganefri meminta, seluruh kepala sekolah agar betul-betul mendaftarkan sekolahnya untuk mendapatkan akun SNBMP. Dia mengingatkan, data siswa harus betul-betul dilengkapi. "Misal siswa mendaftar 100 orang, tapi ada 1 orang yang tidak lengkap datanya. Itu akan merugikan siswa 99 tadi karena tidak bisa difinalisasi," ucapnya.

Dia memastikan, ketika data siswa tidak bisa difinalisasi, maka sekolah tidak eligible dan siswanya tidak ikut dalam SNBP dan SNBT. Tahun lalu, hampir lebih 1.200 sekolah tidak bisa mendaftarkan siswanya ikut SNBP karena data tidak lengkap.

"Kita imbau kepala sekolah atau petugas yang ditugaskan memantau. Termasuk siswa betul-betul mengisi data sesuai data riil karena nanti akan dicek kembali kesesuaian datanya," terangnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.