Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas Timnas Menyedihkan

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 06:26 WIB | Oleh:
Kualitas Timnas Menyedihkan Doc: PSSI
Ket. Timnas Indonesia takluk I Pemain Indonesia, Saddil Ramdani berebut bola dengan pemain Libia Elmahdi Elkout pada laga uji coba di Stadion Titanic Mardan, Antalya, Turki, Selasa (2/1). Timnas Indonesia takluk dengan skor telak 0-4.

JAKARTA - Kekalahan telak dengan skor 0-4 dari Libya menunjukkan kualitas tim nasional Indonesia sangat parah menjelang Piala Asia 2023. Kondisi ini sangat menyedihkan. Hasil seperti ini hanya membuang-buang uang karena harus pemusatan latihan di luar negeri.

Kalau hanya hasil sepesrti itu, pemusatan di dalam negeri saja. PSSI juga harus dikritik mengapa selalu mengiyakan Shin mengadakan pemusatan di luar negeri. Parahnya, hasilnya tetap buruk.

Pelatih Shin Tae Yong menurunkan dua tim berbeda di laga lawan Libya, Selasa (2/1) malam WIB. Setelah babak pertama selesai, banyak pergantian pemain dilakukan Shin Tae Yong.

Hanya Syahrul Trisna yang tidak ditarik keluar di babak pertama. Walaupun menurunkan dua tim berbeda, yang otomatis berarti punya tenaga lebih bugar, Timnas Indonesia belum bisa memberikan perlawanan.

Skuad Garuda memang menunjukkan penguasaan bola yang baik, terutama di pertengahan babak kedua. Namun hal itu tidak berarti banyak karena tidak mampu menciptakan peluang.

Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong melakukan sejumlah perubahan dari sisi taktik dan komposisi pemain. Dia menggunakan formasi 4-4-2 yang sebelumnya jarang digunakan. Ia biasanya memakai formasi 3-4-3 atau 3-5-2.

Di awal babak pertama, Shin Tae-yong memainkan Dendy Sulistyawan sebagai penyerang tengah dan Rafael Struick sebagai winger kiri. Namun, seiring berjalannya laga, mereka kerap bertukar posisi. Memasuki babak kedua, pelatih berusia 53 tahun itu mengganti 10 pemain outfield.

Dia kembali bereksperimen dengan menempatkan Witan Sulaeman sebagai fullback kanan. Lalu Marselino Ferdinan ditugaskan menjadi deep-lying playmaker.

Percobaan taktik baru Shin Tae-yong tidak berjalan baik. Ini terlihat dari aliran bola yang kerap mandek di area sepertiga akhir lawan. Selain itu, empat gol Libya juga tercipta dari kesalahan sendiri para pemain Indonesia. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.