Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar Sebut Indonesia Butuh Tiga Pabrik Pupuk Baru

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Sebut Indonesia Butuh Tiga Pabrik Pupuk Baru Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Serap aspirasi petani -- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyapa petani di Demak, Jawa Tengah, Selasa (2/1). Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo memperkenalkan Program Pemutihan Utang Petani yang bertujuan membantu petani yang terkendala dalam membayar utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) akibat musibah.

DEMAK - Calon Presiden (Capres) RI Ganjar Pranowo mengatakan Indonesia membutuhkan setidaknya tiga pabrik pupuk baru untuk memenuhi kebutuhan petani.

"Soal pupuk, kurang lebih butuh tambah tiga pabrik pupuk lagi. Jadi, kalau sekarang kurang, ya kondisinya nanti akan berbahaya untuk produksi pertanian di kemudian hari," ujar Ganjar saat berdialog dengan petani di Desa Wilalung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Selasa (2/1).

Pada kesempatan itu, Ganjar juga meluncurkan program Pemutihan Utang Petani. Menurut dia, kebutuhan tiga pabrik baru disesuaikan dengan luas lahan dan produksi pertanian. Hal itu untuk menjamin produksi pertanian agar tidak terjadi krisis pangan di kemudian hari.

Tiga pabrik pupuk baru, kata Ganjar, untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani di seluruh Indonesia, baik pupuk subsidi maupun nonsubsidi. "Kalau pabrik yang sekarang, produksinya kurang. Cara satu-satunya ya menambah pabrik pupuk. Kalau enggak, akan terganggu produksi pertanianya," tutur Ganjar.

Saat ditanya kenapa tidak mengimpor pupuk untuk menutupi kekurangan pupuk yang diproduksi di dalam negeri, Ganjar mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk membangun pabrik pupuk baru.

Selain itu, bertambahnya pabrik pupuk baru, kapasitas produksi dapat dipacu sesuai dengan kebutuhan pupuk di dalam negeri.

Mengenai anggaran untuk membangun pabrik pupuk baru, Ganjar mengatakan bahwa secara teknis akan dihitung. Selain memenuhi pupuk subsidi, pabrik tersebut juga memproduksi pupuk untuk komersial.

Kredit Macet

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyebut kredit macet petani di Indonesia menurut dia mencapai hingga 600 miliar rupiah sehingga utang tersebut akan dihapuskan.

Ganjar menyebut pada kampanyenya di Jawa Barat, ia menemukan nelayan yang memiliki kredit macet sehingga ia ingin menghapuskan utang mereka.

Namun tidak hanya kalangan nelayan, petani juga merasakan persoalan yang sama, karena terdampak pandemi. Dengan kalkulasi yang dilakukan pihaknya, Ganjar menemukan kredit macet petani hingga senilai 600 miliar rupiah.

"Maka kita juga akan hapuskan, dan tentu saja nanti kita teknisnya akan melakukan pengecekan, mana yang memang karena situasi yang sulit. Tapi mana yang iktikadnya buruk, kalau iktikadnya buruk nggak boleh," ujar Ganjar.

Di luar permasalahan kredit macet, Ganjar menemukan para petani kesulitan pupuk, yang membuat hasil taninya menjadi tidak produktif. "inilah yang menjadi PR (pekerjaam rumah) kita di mana-mana yang saya temukan selama perjalanan yang bisa kita perbaiki. Sehingga tidak mengurangi nanti potensi produktivitas yang harusnya menambah malah susut," ujar Ganjar.

Oleh karenanya, Ganjar Pranowo meluncurkan program penghapusan utang untuk petani yang diadakan di Desa Wilalung, Demak, Jawa Tengah bagi petani yang mengalami kredit macet pada KUR (kredit usaha rakyat).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.