Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Sebut Indonesia Butuh Tiga Pabrik Pupuk Baru

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

Para petani juga langsung mengatakan kepada Ganjar sejumlah penghambat usaha mereka seperti musim kemarau panjang, harga gabah melambung, sulit mendapat pupuk hingga adanya mafia, sehingga mereka harus berhutang demi bisa bercocok tanam kembali.

Utang tersebut terbentuk selain karena pembayaran KUR (kredit usaha rakyat) yang macet, para petani mengaku Kartu Tani mereka diblokir sehingga harus mencari jasa penutup utang. "Petani banyak diblokir kartu taninya dari tahun 2019 pak. Utang 50 juta rupiah, pas enggak lancar (angsuran), minta tolong jasa penutup per 10 juta rupiah, bayar 250 ribu rupiah," kata salah seorang petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.