Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, PLN Sumut Tak Lindungi Oknum Internal Terlibat Pencurian Listrik

📅 Jumat, 29 Des 2023, 04:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, PLN Sumut Tak Lindungi Oknum Internal Terlibat Pencurian Listrik Doc: ANTARA/HO-Humas PLN UID Sumut
Ket. Petugas PLN UID Sumut saat melakukan pengecekan pasokan kelistrikan agar puncak acara Aquabike Wolrd Championship dapat berjalan dengan sukses dengan listrik yang berkualitas.

Medan - Tindak tegas, Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN UID Sumatera Utara Yasmir Lukman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melindungi oknum internal jika terbukti terlibat dalam kasus pencurian listrik oleh mesin tambang "bitcoin" di wilayahnya.
????
"Kami tidak memberikan perlindungan dan justru harus proaktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujar Yasmir di Medan, Sumut, Kamis.

Dia pun memastikan bahwa PLN menyerahkan sepenuhnya kasus pencurian listrik oleh tambang "bitcoin" di Medan yang merugikan negara Rp14,4 miliar itu kepada Polda Sumut.

PLN Sumut berkomitmen untuk selalu terbuka dengan penyelidikan dan penyidikan polisi agar semua pelaku dapat ditindak sesuai aturan.

Nantinya, jika ada oknum PLN yang terlibat, Yasmir meyakini sosok tersebut akan mendapatkan sanksi terberat dari perusahaan yakni pemecatan.

"Oknum itu pasti di-PHK karena tindakannya merugikan negara sampai begitu banyak," tutur dia.

Sebelumnya, PLN dan Polda Sumut berhasil menyita 1.300 mesin tambang "bitcoin" di Medan, yang beroperasi dengan listrik curian, dengan satu mesinnya membutuhkan daya sekitar 1.800 watt dan menangkap 26 orang yang diduga terlibat.

"Penindakan dilakukan di 10 lokasi di Medan. Dengan estimasi enam bulan penggunaan, kerugian yang dialami PLN total Rp14,4 miliar," kata Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi saat merilis kasus tersebut, 24 Desember 2023.

Yasmir menegaskan PLN terus melakukan berbagai upaya agar kasus serupa tidak terjadi.

Salah satunya adalah dengan terus melalukan razia di titik-titik yang diduga kuat melakukan pencurian listrik.

PLN pun berkoordinasi dengan polisi supaya tindakan melanggar hukum tersebut dapat ditangani.

"Kami sudah mengetahui ciri-ciri seperti gedung yang digunakan dan bagaimana mereka beroperasi. Kami sudah menganalisis sejauh itu. Oleh sebab itu, kami sudah konsultasikan ke pihak kepolisian supaya kami bisa terus bersama-sama membongkar penyalahgunaan listrik atau pemakaian energi listrik ilegal ini," ujar Yasmir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.