Pertumbuhan Berkualitas Sulit jika Ekonomi Terus Bergantung ke Konsumsi
📅 Jumat, 22 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiMenurut dia, konsumsi masyarakat harus bisa tumbuh di atas 5 persen tahun depan, bahkan hingga ke 5,2 persen supaya bisa menjadi penggerak perekonomian nasional. Sebab, konsumsi menyumbang proporsi yang tinggi dalam produk domestik bruto Indonesia.
Wamenkeu menilai pada 2024 potensi konsumsi masih terlihat dari gerak ekonomi masyarakat dan gerak ekonomi rumah tangga, terlebih dengan adanya rangkaian kampanye pemilihan umum (pemilu) mendatang.
Dia pun berharap penyelenggaraan pemilu dapat memberikan keyakinan kepada investor sehingga mendorong angka investasi. "Kita termasuk negara yang cukup matang, menurut saya, melakukan pemilu. Jadi, semoga dunia usaha bisa terus melihat dan tidak menunda keputusan investasinya," katanya.
Selain itu, inflasi yang relatif moderat dan terjaga di bawah 3 persen menjadi modal utama menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga secara keseluruhan. "Tentu memang banyak yang bertanggung jawab di sini, bukan hanya pemerintah. Semoga kita jaga bersama dan dengan demikian kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2024," tambah Wamenkeu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan terpisah, Ekonom Center of Reform on Economic (CORE), Hendri Saparini, memperkirakan konsumsi atau belanja masyarakat akan bertambah 294,5 triliun rupiah, seiring dengan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Meskipun nilai itu diperkirakan hanya akan mencapai 4,2 persen dari total konsumsi masyarakat pada 2024, tapi pemilu dan pilkada diyakini akan menggerakkan perekonomian nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!