Pemerintah 'Sembrono' Menarik Utang
📅 Selasa, 19 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDari sisi efektivitasnya, penggunaan utang seharusnya didorong untuk membiayai kegiatan produktif seperti mengalokasikan ke sektor-sektor prioritas seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), program pemenuhan kebutuhan pangan yang berdaulat dan mendorong investasi ke sektor riil sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu Kebijakan Publik dari Universitas Brawijaya, Andy Fefta Wijaya, mengatakan tambahan utang negara bukan hanya erdampak pada beban negara membayar cicilan, namun akan mendorong kenaikan pajak yang harus ditanggung oleh seluruh rakyat. Selain itu juga akan mendorong inflasi yang semakin menyusahkan masyarakat
Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu, Deni Ridwan, mengakui naiknya angka penarikan utang pada 2024 akan menambah pembiayaan untuk utang pokok dan bunga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!