Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Banten Berpotensi Cerah Berawan dan Waspada Angin Kencang

📅 Selasa, 19 Des 2023, 16:10 WIB | Oleh:
BMKG: Banten Berpotensi Cerah Berawan dan Waspada Angin Kencang Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Tiupan angin kencang di Kabupaten Lebak belum lama ini merobohkan sebuah pohon besar di tepi jalan raya Ir Djuanda Rangkasbitung.

Lebak -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah Banten berpotensi cerah berawan dan waspada tiupan angin kencang sepanjang Selasa dari pagi hingga malam hari.Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana, dalam keterangan di Lebak, Selasa, mengatakan cuaca di wilayah Banten cerah berawan dan waspada tiupan angin kencang dengan suhu berkisar antara 24 - 34 derajat Celsius.Potensi cerah berawan itu terjadi di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).Namun, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini waspada tiupan angin kencang untuk wilayah Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Pandeglang.Tiupan angin bergerak rata-rata dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 05-45 kilometer/jam dengan kelembapan udara 55-90 persen.Selain itu juga BMKG mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan untuk pesisir pantai Kabupaten Pandeglang, karena tinggi gelombang 2,50 di perairan Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten.Begitu juga BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk pesisir pantai Kabupaten Lebak menyusul tinggi gelombang 2.50 meter di Perairan Selatan Banten dan Samudera Hindia Selatan Banten.Pihaknya minta masyarakat, wisatawan dan pelaku pelayaran seperti nelayan yang menggunakan perahu, kapal tongkang, kapal feri, kapal kargo dan kapal pesiar waspada jika melintasi Perairan Banten itu.Peringatan kewaspadaan itu untuk mencegah terjadi kecelakaan laut karena tinggi gelombang di perairan itu berkisar antara 1.25 sampai 2.50 meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.