Banyak Beras Lokal Tak Terserap
📅 Senin, 18 Des 2023, 10:06 WIB | Oleh: Tim RedaksiKarena hasil panen belum terserap oleh Bulog, para petani padi Kebo dan Borang kemudian secara mandiri menemukan pasar mereka di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung dan kota lainnya.
Untuk itu, Ono kembali mengingatkan agar Bulog kembali mempertimbangkan penerimaan beras hasil varietas padi lokal sesuai dengan daerahnya.
Adapun tahun ini impor beras yang dilakukan pemerintah mencapai sekitar 3,5 juta ton.
Ini merupakan salah satu impor beras terbesar dalam sejarah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Program Indef, Esther Sri Astuti mengatakan guyuran impor memang menurunkan harga beras yang sempat bergejolak pada triwulan III tahun ini.
Namun, dia menegaskan langkah ini tidak berkesinambungan dan hanya kebijakan populis.
"Seharusnya pemerintah memberi solusi Indonesia tidak impor beras lagi karena bisa swasembada beras," tegas Esther.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lagi pula impor, terangnya, hanya memperkaya petani luar dan kesannya pemerintah hanya mau gampang, tidak kerja keras.
Pasokan Aman
Manager Humas dan Kelembagaan Perum Bulog, Tomi Wijaya memastikan stok CBP yang dikuasai Bulog jumlahnya sangat aman untuk kebutuhan Nataru.
Stok yang dikuasai Bulog saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton.
Dengan stok itu kemudian dengan tambahan baru penugasan impor dari pemerintah ini maka jumlahnya akan makin kuat untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru dan juga untuk penyaluran sampai dengan tahun depan guna mempertahankan stabilitas harga beras di masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!