Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

264 Lembar Surat Suara Pilpres di Rejang Lebong Rusak

📅 Senin, 18 Des 2023, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
264 Lembar Surat Suara Pilpres di Rejang Lebong Rusak Doc: ANTARA/HO-KPU Rejang Lebong
Ket. Pelipatan surat suara Pilpres 2024 yang dilakukan pekerja di gudang logistik KPU Rejang Lebong pada 13-15 Desember 2023 kemarin.

REJANG LEBONG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak 264 lembar surat suara untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 yang diterima daerah ini kondisinya mengalami kerusakan.

Ketua KPU Rejang Lebong Ujang Maman saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu (17/12), mengatakan logistik Pemilu 2024 berupa surat suara pilpres tersebut diterima pihaknya pada 9 Desember 2023 lalu dengan jumlah kebutuhan sebanyak 212.971 lembar.

"Surat suara pilpres untuk Kabupaten Rejang Lebong saat ini sudah selesai dilakukan pelipatan, di mana setelah dilakukan pelipatan terdapat surat suara yang rusak sebanyak 264 lembar," kata dia lagi.

Dia menjelaskan, surat suara Pilpres 2024 yang mengalami kerusakan ini, karena gradasi warna pada kertas kurang baik dan ada juga yang robek.

Selain ada surat suara untuk pilpres yang mengalami kerusakan, kata dia, surat suara yang dikirim ke daerah itu juga mengalami kekurangan dari jumlah kebutuhan sebanyak 187 lembar.

"Jumlah surat suara kebutuhan kamisebanyak 212.971 lembar, dan yang kami terima kemarin sebanyak 212.784 lembar, kemudian setelah lakukan pelipatan yang baik sebanyak 212.520 lembar," ujarnya pula.

Menurut dia, dari jumlah keseluruhan yang diterima daerah itu saat ini masih ada kekurangan sebanyak 451 lembar, dengan rincian sebanyak 187 lembar jumlah kurang kirim dan 264 lembar surat suara rusak.

Surat suara yang kurang kirim dan rusak itu sendiri, kata dia lagi, sudah mereka laporkan ke KPU Provinsi Bengkulu guna diteruskan ke KPU RI guna dilakukan pengiriman penggantinya.

Sebelumnya, KPU Rejang Lebong telah menerima pengiriman logistik Pemilu 2024, di antaranya palet sebanyak 118 unit, kemudian kotak suara sebanyak 4.110 unit, bilik suara 3.264, tinta 1.642, segel kertas sebanyak 78.662 lembar, dan surat suara pilpres sebanyak 21.784 lembar.

Logistik Pemilu 2024 yang sudah diterima daerah itu selanjutnya disimpan di Gudang KPU Rejang Lebong yang menempati Gedung Adam Futsal di Kelurahan Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah dengan penjagaan petugas TNI/Polri setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.