Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Kementerian PUPR Segera Bangun 73 Rumah Korban Pelanggaran HAM Sulteng

📅 Minggu, 17 Des 2023, 05:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Kementerian PUPR Segera Bangun 73 Rumah Korban Pelanggaran HAM Sulteng Doc: ANTARA/HO-BP2P Sulawesi II
Ket. Kepala BP2P Sulawesi II Bakhtiar.

Palu - Gerak cepat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II segera membangun 73 unit rumah permanen yang diperuntukkan bagi para korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah Sulawesi Tengah.

Kepala BP2P Sulawesi IIBakhtiardi Kota Palu Sabtu mengatakan bahwa korban pelanggaran HAM sebagai calon penerima manfaat telah diverifikasi kelayakannya.

"Proses verifikasi calon penerima bantuan yang dimaksud telah dilaksanakan," kata Bakhtiar.

BP2P Sulawesi II merupakan instansi vertikal sebagai perpanjangan Kementerian PUPR di daerah, yang berpusat di Kota Palu. Instansi ini bertugas menyelenggarakan pembangunan perumahan dan sarana penunjang perumahan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam pemenuhan hak korban pelanggaran HAM, BP2P Sulawesi II bertugas untuk membangun hunian layak huni kepada korban pelanggaran HAM berat, yang dimulai dari proses verifikasi hingga proses pelaksanaan bantuan peningkatan kualitas rumah.

"Seluruh jajarannya dalam hal ini Kepala Satker, PPK Rumah Swadaya, dan seluruh tim verifikasi BP2P Sulawesi II akan segera menyelesaikan proses verifikasi calon penerima bantuan agar program ini dapat segera dilaksanakan," katanya.

BP2P Sulawesi II menyatakan bahwa 73 rumah korban pelanggaran HAM itu mulai dibangun di tahun 2024.

Sebanyak 73 rumah tersebut, tersebar di enam daerah, meliputi Kota Palu 46 unit, Kabupaten Sigi dua unit, Kabupaten Donggala 17 unit, Kabupaten Buol dua unit, Kabupaten Morowali Utara satu unit, dan di Kabupaten Parigi Moutong lima unit.

Bakhtiar menjelaskan, pelaksanaan pembangunan hunian ini, BP2P Sulawesi II tetap berkoordinasi dan bersinergi dengan Tim Pemantau Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia (Tim PKPHAM).

Sebelumnya Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, Kementerian PUPR bersama Tim PKPHAM akan berupaya melaksanakan perbaikan atau pembangunan rumah bagi masyarakat korban pelanggaran HAM berat di Provinsi Sulawesi Tengah mulai tahun 2024.

Pembangunan hunian dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Yang Berat dan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2023 tentang Tim Pemantau Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Yang Berat.

"Tujuannya memenuhi hak dasar atas perumahan yang layak sebagaimana diatur dalam undang-undang dasar dan kovenan internasional," kata Iwan saat berkunjung ke Kota Palu pada Kamis. (14/12).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.