Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distribusi B35 hingga 12 Desember Capai 11,34 Juta Kl

📅 Rabu, 13 Des 2023, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Distribusi B35 hingga 12 Desember Capai 11,34 Juta Kl Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Direktur Bioenergi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Edi Wibowo saat Focus Group Discussion dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (13/12/2023).

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat realisasi distribusi bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan persentase sebesar 35 persen (B35) sampai 12 Desember 2023 mencapai 11,34 juta kiloliter (KL). Dengan demikian, realisasi distribusi B35 sejak berjalan pada 1 februari 2023 sampai saat ini mencapai 86 persen dari alokasi 2023 sebesar 12,99 juta KL.

"Untuk program mandatory biodiesel, kami mulai 1 Februari 2023 dan alokasi tahun 2023 itu sekitar 12,99 juta KL, data per 12 Desember 2023 kami sudah distribusi domestik sekitar 11,34 juta KL atau 86 persen," ungkap Direktur Bioenergi Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Edi Wibowo saat Focus Group Discussion bertajuk "Biodiesel dan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan di Indonesia" yang digelar oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (13/12).

Edi mengatakan volume B35 sebesar 11,34 juta KL tersebut didistribusikan ke 70 terminal bahan bakar minyak (TBBM). Selanjutnya, kata dia, B35 yang telah diekspor hingga November 2023 sebesar 144.000 KL.

Dia menilai program B35 tersebut sampai saat ini berjalan baik didukung oleh 23 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN), 22 Badan Usaha Bahan Bakar Minyak (BU BBM), dan juga kecukupan produksi dengan kapasitas terpasang sebesar 19,95 juta KL.

Dukungan lainnya, lanjut Edi, terkait dengan insentif pendanaan. Pemerintah telah menyediakan insentif yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kepala Sawit (BPDPKS).

"Kemudian insentif pendanaan yang berasal BPDPKS untuk menutup selisih kurang antara HIP (harga indeks pasar) solar dengan HIP biodiesel," ujar Edi.

Selanjutnya, dukungan melalui kebijakan. "Ada kebijakan, ada regulasi mulai dari Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP) kemudian juga Peraturan Menteri (Permen), dan juga masalah standarnya ini sudah ada," tuturnya.

Kemudian, monitoring dan evaluasi. Pemerintah bersama pihak terkait melakukan monitoring dan evaluasi ketat dan rutin terhadap program B35 tersebut. Berikutnya, kesiapan infrastruktur pendukung untuk menjamin keberhasilan program tersebut.

Dia juga mengungkapkan manfaat dari penerapan program B35 tersebut, di antaranya menghemat devisa sekitar Rp161,25 triliun, peningkatan nilai tambah (CPO menjadi biodiesel) sekitar Rp16,76 triliun, dan juga mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 34,9 juta ton CO2.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.