Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Xi Jinping Kunjungi Vietnam dalam Upaya Menangkal Pengaruh AS

📅 Selasa, 12 Des 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Xi Jinping Kunjungi Vietnam dalam Upaya Menangkal Pengaruh AS Doc: ANTARA/Xinhua/Xie Huanchi
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping.

HANOI - Presiden Tiongkok Xi Jinping akan mengunjungi Vietnam pada Selasa (12/12), pertama kalinya dalam enam tahun. Kunjungan ini untuk melawan pengaruh Amerika Serikat yang semakin besar terhadap negara komunis tersebut.

Xi akan bertemu dengan pemimpin Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam, Nguyen Phu Trong, setelah partai tersebut meningkatkan hubungan diplomatiknya dengan Washington ketika Presiden AS Joe Biden berkunjung pada bulan September.

Kunjungan Biden adalah bagian dari upaya AS di seluruh dunia untuk membendung meningkatnya kekuatan ekonomi Tiongkok - dan untuk mengamankan pasokan bahan-bahan penting yang dibutuhkan bagi manufaktur berteknologi tinggi.

Vietnamtelah lama menerapkan pendekatan "diplomasi bambu", berupaya menjaga hubungan baik dengan kedua negara.

Negara ini mempunyai kekhawatiran yang sama dengan AS mengenai meningkatnya ketegasan Beijing di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan. Namun negara ini juga mempunyai hubungan ekonomi yang erat dengan Tiongkok. Kedua negara mempunyai partai komunis yang berkuasa.

Vietnam dan Tiongkok telah berbagi "kemitraan strategis komprehensif", yang merupakan status diplomatik tertinggi Vietnam.Hanoi dan Washington meningkatkan hubungan mereka ke tingkat yang sama pada bulan September.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin mengatakan kunjungan tersebut akan mencakup diskusi mengenai isu "membawa hubungan Tiongkok-Vietnamke posisi yang lebih tinggi".

Hal ini bisa membuat Xi mendorongVietnam untuk bergabung dengan "Community of Common Destiny", sebuah frasa yang didefinisikan secara longgar yang mengacu pada visi kerja sama masa depan dalam isu-isu ekonomi, keamanan, dan politik.

Wang mengatakan agenda kunjungan Xi mencakup "politik, keamanan, kerja sama praktis, pembentukan opini publik, masalah multilateral dan masalah maritim".

Xi akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh dan Presiden Vo Van Thuong dan pada Rabu meletakkan karangan bunga di mausoleum pemimpin revolusioner Ho Chi Minh.

Kunjungan dua hari ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Tiongkok dan Filipina di Laut Tiongkok Selatan, setelah konfrontasi antara kapal kedua negara di terumbu karang yang menjadi titik konflik.

Filipina mengatakan pihaknya telah memanggil utusan Tiongkok pada hari Senin dan mengisyaratkan kemungkinan untuk mengusirnya.

Vietnam bersama Malaysia, Brunei, dan Taiwan, juga mempunyai klaim yang tumpang tindih di Laut Tiongkok Selatan.

Selama satu dekade terakhir, Tiongkok telah memperluas reklamasi lahan di Laut Tiongkok Selatan, menciptakan pulau-pulau yang dimiliterisasi, dengan landasan pacu, pelabuhan, dan sistem radar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

27 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.