Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Cirebon Gencarkan Program Posyandu Sapi Cegah Virus PMK dan LSD

📅 Selasa, 12 Des 2023, 16:48 WIB | Oleh:
Kota Cirebon Gencarkan Program Posyandu Sapi Cegah Virus PMK dan LSD Doc: ANTARA/HO-UPT BPTP Kota Cirebon
Ket. Seorang petugas UPT BPTP Kota Cirebon saat memeriksa kondisi sapi di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/12).

CIREBON - Unit Pelaksana Teknis Balai Pengembangan Ternak Potong (UPT BPTP) Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan program "Posyandu Sapi" guna mencegah hewan ternak terjangkit virus seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) sertalumpy skin disease(LSD).

Kepala UPT BPTP Kota Cirebon Astrid Yunita di Cirebon, Selasa, mengatakan, program tersebut dilaksanakan selama sebulan sekali untuk menjamin sebanyak 115 ekor sapi ternak di tempatnya, dalam kondisi sehat, sehingga dagingnya aman bila dikonsumsi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, pihaknya menggiring satu persatu sapi tersebut ke lokasi khusus untuk menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan berupa penimbangan bobot hingga menyuntikkan vitamin maupun obat-obatan yang diperlukan.

"Kami menyediakan petugas yang siaga membuka tutup pintu agar sapi bisa masuk dan siap ditimbang. Petugas itu akan mencatat hasil timbangan dibarengi ada dokter yang menyuntikan vitamin dan obat-obatan," katanya.

Ia menyebut untuk proses penimbangan, petugas akan menyamakan semua sapi dari yang baru lahir hingga dewasa agar menjalani tahapan tersebut.

Dengan demikian, kata dia, seluruh sapi yang berada di UPT BPTP Kota Cirebon mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

"Semua sapi diperiksa baik sapi betina kondisi hamil dan sapi jantan, seluruhnya diperiksa," ujarnya.

Lebih lanjut, Astrid menuturkan setelah proses itu dilakukan pihaknya akan mengevaluasi hasil pemeriksaan tersebut. Termasuk untuk pemberian suntik vitamin.

Dia menekankan semua prosedur yang dilakukan pada program Posyandu Sapi itu, bertujuan untuk mencegah hewan ternak di daerahnya terjangkit virus PMK maupun LSD.

"Saat ditemukan ada sapi yang terjangkit, kami lebih masif menyuntikkan vaksin dan pemberian dosis vitamin yang berbeda," tuturnya.

Tidak hanya Posyandu Sapi, pihaknya juga gencar menyediakan pelayanan kesehatan terpadu untuk menjaga kondisi sapi ternak di daerahnya tetap baik dan terhindar darin penyakit.

"Ada beberapa sapi masih terkena LSD tapi sudah tidak menular karena sudah diberikan vaksin. Kami masih mengantisipasi penyakit itu," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.