Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Pemasok Filipina 'Ditabrak' Kapal Penjaga Pantai Tiongkok

24 Minggu, 10 Des 2023, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Pemasok Filipina 'Ditabrak' Kapal Penjaga Pantai Tiongkok Kapal Pemasok Filipina 'Ditabrak' Kapal Penjaga Pantai Tiongkok Doc: ABS-CBN/Facebook/Phillipines Coast Guard
Ket. Sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok menyemprotkan meriam air ke kapal Penjaga Pantai Filipina yang mengantarkan pasokan kepada pasukan militer yang ditempatkan di Beting Ayungin ( Second Thomas Shoal ) di Laut Filipina Barat pada 5 Agustus 2023.

MANILA - Sebuah kapal Filipina "ditabrak" oleh kapal penjaga pantai Tiongkok saat misi pasokan pada Minggu (10/12), kata penjaga pantai Filipina.

Jay Tarriela, juru bicara penjaga pantai Laut Filipina Barat, mengatakan di platform media sosial X, sebuah kapal Tiongkok juga menyemprotkan "meriam air" ke tiga kapal Filipina yang terlibat dalam misi pasokan, sehingga menyebabkan "kerusakan mesin yang serius" pada salah satu kapal tersebut.

Insiden di dekat Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly itu terjadi sehari setelah Filipina menuding penjaga pantai Tiongkok menggunakan meriam air untuk "menghalangi" tiga kapal pemerintah yang mengirim perbekalan kepada nelayan Filipina di dekat Scarborough Shoal, di lepas pantai utama pulau Luzon.

Beberapa jam sebelum insiden terakhir, konvoi sipil yang melibatkan 100 nelayan Filipina memulai perjalanan melewati Second Thomas Shoal sebagai bagian dari misi untuk menyampaikan kegembiraan Natal dan perbekalan ke pos terdepan yang terpencil.

Filipina dan Tiongkok memiliki sejarah panjang insiden maritim di Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan, yang merupakan jalur perdagangan senilai triliunan dollar setiap tahunnya.

Hal ini terjadi meskipun Pengadilan Arbitrase Permanen yang berbasis di Den Haag pada 2016 memutuskan bahwa klaim Tiongkok atas perairan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan pembangunan pulau-pulau buatan di perairan yang disengketakan adalah ilegal.

Beijing menolak untuk ambil bagian dalam proses tersebut dan mengabaikan keputusan tersebut.

Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan juga memiliki klaim atas perairan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.