Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Kontroversial, Film 'Oppenheimer' Akhirnya Akan Diputar di Jepang

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 13:00 WIB | Oleh:
Sempat Kontroversial, Film 'Oppenheimer' Akhirnya Akan Diputar di Jepang Doc: AP/Universal Pictures
Ket. Gambar yang dirilis oleh Universal Pictures ini menunjukkan Cillian Murphy dalam sebuah adegan dalam film “Oppenheimer.”

JAKARTA - Film "Oppenheimer" akhirnya akan dirilis di bioskop Jepang. Distributor Jepang Bitters End mengatakan pada Kamis (7/12), film Christopher Nolan ini akan diputar di bioskop negara tersebut pada tahun 2024.

Dalam sebuah pernyataan, Bitters End menulis bahwa keputusan tersebut dibuat, "setelah berbulan-bulan melakukan dialog yang bijaksana terkait pokok permasalahan dan mengakui kepekaan khusus bagi kami orang Jepang."

"Oppenheimer" berkisah tentang J Robert Oppenheimer yang disebut sebagai "bapak bom atom", dan menceritakan perkembangan senjata dalam Perang Dunia II.Pilihan untuk menampilkan film tersebut menjadi perdebatan hangat di media.

Film ini memang tidak secara eksplisit menggambarkan pemboman Hiroshima dan Nagasaki oleh AS - yang menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan banyak orang menderita luka seumur hidup.

Menurut Kyodo, Bitters End Inc. akan membawa film biografi berdurasi tiga jam ini ke Jepang beberapa bulan setelah debutnya di banyak negara lain, termasuk di Asia seperti Tiongkok dan Korea Selatan. Namun perusahaan Tokyo ini belum mengumumkan secara pasti kapan film tersebut akan dibuka di Jepang.

Perusahaan ini mengatakan telah memutuskan "melalui berbagai diskusi dan pertimbangan" untuk mendistribusikan film tersebut kepada penonton Jepang.

"Oppenheimer" yang disutradarai Christopher Nolan terbukti sukses besar di Amerika Serikat tahun ini. Film ini memperoleh dorongan signifikan dari meme online yang menggabungkan citra promosinya dengan film komedi "Barbie", yang dirilis pada hari yang sama.

Postingan pengguna tersebut dengan hashtag "Barbenheimer", menimbulkan kontroversi di Jepang, terutama setelah promotor resmi "Barbie" menanggapi secara positif gambar yang muncul untuk meremehkan kehancuran nuklir.

Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang diserang bom atom AS pada Agustus 1945, menyebabkan sekitar 210.000 kematian pada akhir tahun.

Warner Bros. kemudian meminta maaf karena promotornya terlibat dengan postingan media sosial yang viral tersebut.

Film "Barbie" diputar di Jepang pada Agustus tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.