Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penasihat Keamanan AS, Korsel, dan Jepang, Bahas Ancaman Korut

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penasihat Keamanan AS, Korsel, dan Jepang, Bahas Ancaman Korut Doc: AFP/South Korean Presidential Office
Ket. Pertemuan Penasihat Keamanan | Penasihat Keamanan Korsel, Cho Tae-yong (kanan), bersama Penasihat Keamanan Jepang,  Takeo Akiba, saat bertemu di Seoul, Jumat (8/12). Cho dan Akiba bersama Penasihat Keamanan AS, Jake Sullivan, pada Sabtu (9/12) akan melakukan pertemuan untuk membahas meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh Korut. 

SEOUL - Penasihat keamanan utama dari Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang pada Sabtu (9/12) akan bertemu untuk membahas meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh Korea Utara (Korut). Hal itu diutarakan oleh kantor Kepresidenan Korsel pada Jumat (8/12).

Pertemuan tersebut yang akan dihadiri oleh Cho Tae-yong dari Korsel, Takeo Akiba dari Jepang, dan Jake Sullivan dari AS, terjadi sekitar sebulan setelah kepala pertahanan ketiga negara sekutu itu sepakat untuk mengaktifkan operasi berbagi data real-time mengenai peluncuran misil Korut mulai Desember ini.

Ketiga negara sekutu tersebut telah memimpin gelombang kecaman global terhadap Korut karena melanggar beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB, yang melarang negara tersebut melakukan uji coba menggunakan teknologi balistik, baik yang digunakan dalam misil maupun roket peluncuran luar angkasa.

"Pertemuan mendatang akan membahas cara kerja sama mendalam antara Korsel, AS, dan Jepang, mengenai masalah keamanan regional termasuk Korut, masalah global, dan keamanan ekonomi," kata kantor Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dalam sebuah pernyataan.

Pemerintahan konservatif Yoon juga melakukan upaya bersama untuk memperbaiki hubungan yang sempat tegang dengan Jepang, mantan penguasa kolonial negara tersebut.

Pertemuan di Camp David menandai pertama kalinya ketiga pemimpin bertemu dalam pertemuan puncak yang berdiri sendiri, bukan di sela-sela acara yang lebih besar.

Pemimpin Korut, Kim Jong-un, menggambarkan berkembangnya aliansi pertahanan ketiga negara tersebut sebagai sebuah ancaman nyata terburuk yang dihadapi negaranya yang terisolasi, yang semakin dekat dengan sekutu tradisionalnya, Russia dan Tiongkok.

Kelompok Kerja

Sementara itu kantor berita KBS pada Jumat melaporkan bahwa Korsel, AS, dan Jepang, telah meluncurkan kelompok kerja trilateral untuk melawan aktivitas siber ilegal Korut yang dilakukan untuk membiayai program pengembangan nuklir dan misilnya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Korsel, otoritas diplomatik ketiga negara telah mengadakan pertemuan perdana kelompok kerja di Tokyo pada Kamis (7/12) lalu.

Pembicaraan pertemuan perdana dipimpin oleh Lee Jun-il, Dirjen Kementerian untuk urusan nuklir Korut, Wakil Perwakilan Khusus AS untuk Korut, Jung Pak, dan Hideo Ishizuki, Duta Besar Jepang yang bertanggung jawab atas kebijakan dunia maya.

Selama pembicaraan, ketiga negara berbagi penilaian mereka terhadap organisasi pencurian dan peretasan mata uang kripto serta pekerja Korut di sektor IT, dan mendiskusikan cara-cara untuk melawan aktivitas siber ilegal rezim tersebut.

Ketiga pihak kemudian sepakat untuk meningkatkan kerja sama dengan komunitas internasional dan sektor swasta untuk memblokir aktivitas pekerja ilegal Korut di sektor IT.

Kelompok kerja trilateral ini diluncurkan sebagai bentuk tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai antara Presiden Yoon, Presiden Biden, dan PM Fumio Kishida dalam KTT Camp David pada Agustus lalu. AFP/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Nasional
Hari ke-12 Penanganan Gempa...
Ekonomi
Bulog Kejar Target! Serapan...
Luar Negeri
Tragedi Mengerikan! Kebakar...

KFC Tiongkok Luncurkan Edisi Terbatas Burger Ayam Oreo

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
KFC Tiongkok Luncurkan Edis...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.