Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Titik Kritis Bumi Timbulkan Ancaman Serius terhadap Umat Manusia

📅 Kamis, 07 Des 2023, 00:16 WIB | Oleh:

Perubahan yang tidak stabil ini dapat menyebabkan wilayah yang luas mengalami lebih sedikit curah hujan, sehingga berpotensi mengurangi separuh wilayah di seluruh dunia yang dapat ditanami gandum dan jagung.

"Jika hal ini terus berlanjut, tiba-tiba akan terjadi krisis ketahanan pangan global dan krisis air serupa karena sistem monsun utama di daerah tropis tidak berfungsi di India dan Afrika Barat. Itu akan menjadi bencana kemanusiaan," kata Lenton.

Kebakaran besar-besaran yang baru-baru ini terjadi di hutan hujan Amazon dan hutan boreal Kanada menunjukkan hutan-hutan tersebut juga lebih berisiko terkena dampak dibandingkan perkiraan sebelumnya, tambahnya.

Lenton membandingkan pekerjaan lebih dari 200 peneliti yang membuat Laporan Global Tipping Points setebal lebih dari 400 halaman dengan penilai risiko yang menganalisis pesawat baru.

"Runtuhnya Amoc seperti melihat sesuatu yang bisa menyebabkan pesawat itu jatuh dari langit," katanya.

Namun tidak ada cara untuk mendesain ulang bumi agar lebih aman. "Sistem tata kelola global kita tidak memadai untuk menghadapi ancaman yang akan datang dan menerapkan solusi yang sangat diperlukan," kata rekan penulis Manjana Milkoreit dari Universitas Oslo.

Para penulis menyerukan agar poin-poin penting dimasukkan dalam penghitungan global yang diperdebatkan pada perundingan COP28, serta dalam target nasional untuk memerangi perubahan iklim.

Mereka juga mendesak lebih banyak upaya untuk mendorong titik kritis ke arah yang benar, seperti mengubah kebijakan mengenai energi, transportasi, pangan, dan amonia hijau yang digunakan untuk pupuk.

Sarah Das, seorang ilmuwan di Lembaga Oseanografi Woods Hole AS, yang tidak terlibat dalam laporan tersebut, mengatakan bahwa ilmu pengetahuan sekarang "sangat jelas".

"Risiko bagi umat manusia saat melewati titik kritis ke negara-negara yang belum dijelajahi ini sangat mengerikan, dan dampaknya terhadap kehidupan manusia berpotensi sangat mengerikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.