Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyembuhan Autisme Mendekati Kenyataan dengan Capaian para Ilmuwan Tiongkok

📅 Rabu, 06 Des 2023, 00:25 WIB | Oleh:
Penyembuhan Autisme Mendekati Kenyataan dengan Capaian para Ilmuwan Tiongkok Doc: istimewa
Ket. Autisme ditandai dengan kesulitan berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain, serta kebiasaan berulang dan minat yang intens yang disebabkan oleh mutasi MEF2C.

SHANGHAI - Dalam waktu dekat, mengobati autisme mungkin semudah dengan pemberian suntikan, karena para ilmuwan Tiongkok telah mencapai tonggak penting dalam pengujian awal pada tikus.

Menurut artikel para peneliti yang diterbitkan pada akhir November di Nature Neuroscience Journal, suntikan tersebut mampu membalikkan gejala autisme dengan memperbaiki bentuk gen yang salah di otak tikus.

"Gen mutan MEF2C ditemukan pada orang dengan gangguan spektrum autisme atauautism spectrum disorder (ASD)," kata para peneliti dari beberapa lembaga akademis dan medis di Shanghaigen.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atauDisease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, ASD mempengaruhi sekitar 1 persen populasi dunia.

Autisme ditandai dengan kesulitan berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain, serta kebiasaan berulang dan ketertarikan yang intens yang disebabkan oleh mutasi MEF2C, yang juga dikaitkan dengan penyakit neurologis lain seperti epilepsi.

Dikutip dari The News, meskipun ada obat-obatan yang dapat diberikan untuk membantu penderita ASD, belum ada obat yang diketahui dapat menyembuhkan penyakit tersebut.

"Perawatan tersebut memulihkan sepenuhnya kadar protein MEF2C di beberapa wilayah otak dan membalikkan kelainan perilaku pada tikus mutan MEF2C yang sebelumnya menunjukkan masalah dengan interaksi sosial dan perilaku berulang," kata artikel tersebut.

Tikus tersebut diberi obat melalui suntikan ke pembuluh darah ekor, dan dipantau beberapa minggu kemudian.

"Terapi penyuntingan gen individual bisa menjadi layak dan terjangkau bagi pasien dalam waktu dekat," kata makalah tersebut, seraya menambahkan bahwa hal ini berpotensi membuka jalan bagi pengobatan serupa untuk dikembangkan bagi pasien yang menderita kelainan perkembangan saraf genetik lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.