Semakin Tidak Menarik, Petani Muda Tinggalkan Pertanian
📅 Selasa, 05 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Selain pemburu rente, kebijakan impor juga menguntungkan petani luar dan belum tentu kualitas berasnya juga bagus," kata Esther.
Mati di Lumbung Pangan
Pada kesempatan lain, Ketua Serikat Nelayan Indonesia (SNI), Budi Laksana, mengatakan bahwa brain drain atau hilangnya otak terbaik dan tenaga terampil juga terjadi di sektor maritim. Pertanian dan kelautan di Indonesia mengalami situasi yang sama yakni situasi kematian di lumbung pangan.
"Kita punya sumber daya pertanian dan kelautan yang luar biasa, tapi dibiarkan terbengkalai, akhirnya generasi muda tidak mau mendekat ke sektor ini, sehingga yang tersisa hanya kaum tua yang mempertahankan diri saja susah apalagi berkembang," kata Budi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!