Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Wisman pada Oktober Lampaui Target

📅 Selasa, 05 Des 2023, 13:44 WIB | Oleh:
Jumlah Wisman pada Oktober Lampaui Target Doc: Istimewa.
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat “The Weekly Brief with Sandi Uno”. 

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan data terbaru tentang jumlah pergerakan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara telah melampaui target yang ditetapkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2023 mencapai 978,50 ribu kunjungan. Secara kumulatif jumlah kunjungan wisman pada Januari hingga Oktober 2023 telah mencapai 9.942.004 juta atau meningkat 124,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022 (Year on Year).

"Jumlah tersebut telah melampaui 111,67 persen dari target batas atas kunjungan wisman yang telah ditetapkan," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya saat "The Weekly Brief with Sandi Uno", Selasa (5/12).

Berdasarkan negara asal, ia menambahkan wisman yang berkunjung pada Oktober 2023 didominasi oleh wisman dari Malaysia sebanyak 14,16 persen, Australia 13,18 persen, Singapura 9,17 persen, Tiongkok 7,7 persen, serta Timor Leste 6,02 persen.

Kunjungan wisatawan mancanegara didominasi dengan moda angkutan udara dengan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta tercatat menjadi pintu masuk utama moda angkutan udara dengan kunjungan wisman terbanyak.

"Dengan kolaborasi yang semakin kuat dari berbagai pihak, insyaallah mimpi saya untuk menghadirkan angka di atas 11 juta wisatawan mancanegara bisa tercapai di tahun 2023," ujar Sandiaga.

Sementara untuk pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), pada periode Januari hingga Oktober 2023 telah mencapai 688,78 juta atau meningkat 11,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022.

"Pulau Jawa masih mendominasi perjalanan wisnus sebesar 75,57 persen. Tapi yang menarik, pada Oktober 2023, NTB menjadi provinsi penyumbang pergerakan wisnus tertinggi. Baik dari asal maupun tujuan wisnus. Yakni sebesar 301,64 persen untuk asal dan 379,34 persen untuk tujuan dibandingkan periode yang sama tahun 2022 (YoY)," kata Sandiaga.

Dia menjelaskan bahwa hal ini karena ada kegiatan MotoGP sebagai event berkualitas yang terbukti bisa meningkatkan pergerakan wisatawan. Kendati demikian, dengan angka 688,78 juta pergerakan tentu masih jauh dari target sebesar 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan.

Namun Sandiaga meyakini, dengan algoritma dan formulasi yang saat ini sedang disesuaikan maka sebenarnya pergerakan wisatawan nusantara telah mencapai di atas 1 miliar.

"Satu sampai dua bulan ke depan bersama dengan BPS kami akan menyesuaikan untuk penghitungan (wisnus) sehingga pergerakan ke destinasi di dalam wilayah provinsi dan juga antar kabupaten ini bisa terjadi," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.