Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Harus Berdaya Saing Global

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 13:51 WIB | Oleh: Tim Redaksi
UMKM Harus Berdaya Saing Global Doc: Istimewa.
Ket. Direktur Operasional Human Plus Institute, Yohanes Budi P disela sela acara Business Summit 2023 di Jakarta, Selasa (28/11).

JAKARTA - Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan manajemen sumber daya manusia (SDM) dan konsultan manajemen Human Plus Institute terus mendorong daya saing UMKM untuk bisa berkompetisi di pasar global. UMKM didorong untuk keluar dari situasi sulit sehingga bisa bersaing.

Demikian ditegaskan Direktur Operasional Human Plus Institute, Yohanes Budi P di sela-sela acara Business Summit 2023 yang diselenggarakan Human Plus Institute dan anak usahanya, PT Pengembang Sistem Manajemen di Jakarta, Selasa (28/11).

Temanya dari acara ini ialah bagaimana kita memenangkan persaingan melalui daya saing atau Competitive Advantage. "Kenapa kami mengambil tema itu karena dunia usaha sebenarnya belakangan ini sale-nya turun," ujar Yohanes kepada media.

Dia mencontohkan bagaimana pedagang Tanah Abang protes dan meminta ke pemerintah untuk melarang tiktok shop untuk beroperasi. Menurutnya, mencerminkan bagaimana permintaan dunia usaha itu terus menurun di segala bidang.

"Kami yang banyak melakukan kerja sama, yang banyak melakukan pelatihan bisnis kepada UMKM tahu bagaimana gundah gulandanya mereka menghadapi kenyataan seperti itu, bagaimana mereka semaksimal mungkin untuk keluar dari situasi itu," terangnya

Dia melanjutkan sebenarnya juga saat ini merupakan peluang bagi UMKM, sebab dampak Israel-Palestina membawa sentimen negatif terhadap beberapa brand besar dan tentunya itu menjadi peluang bagi UMKM lokal untuk mengisi pasar yang sekarang sedang dijauhi oleh market.

Selain memberi solusi bagaimana keluar dari masa sulit, Business Summit 2023 juga terang Yohanes digelar agar alumni membangun jejaring sosial. Human Plus Institute selama ini menggelar workshop setiap bulan. Banyak hal yang diajarkan dalam kegiatan tersebut termasuk bagaimana membangun sistem dan fundasi bisnis yang baik sehingga kuat dan jangka panjang, lalu bagaimana memperkuat manajemen logistik dan sebagainya. Hal lainnya bagaimana menjadi manajer kelas dunia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Yang diajarkan dalam workshop itu diperkuat dalam gelaran Business Summit 2023 karena menghadirkan sejumlah pembicara ternama. Jika ditotalkan telah melahirkan hampir 5.000. Mereka berasal dari segala bidang usaha dan juga wilayah. "Semoga melalui acara ini banyak yang berjodoh akhirnya mereka bisa berkolaborasi dan melihat ada yang bisa dikerjasamakannya ke depan," tuturnya.

Dalam acara Business Matching 2023 ini lanjut Yohanes, pihaknya sekalian melaunching wadah alumni. "Selama ini belum diformalkan nah sekarang di formalkan. sehingga itu menjadi tempat bagi semua alumni untuk bertukar informasi terkait peluang bisnis, terkait kebutuhan mereka, sehingga bisa memanfaatkan wadah alumni untuk meningkatkan daya saing usahanya," paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

37 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.