Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, BPBD Sukabumi: Hujan Deras Picu Longsor yang Terjadi di Tiga Kecamatan

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 00:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh, BPBD Sukabumi: Hujan Deras Picu Longsor yang Terjadi di Tiga Kecamatan Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Cimapag, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang rusak pada bagian dapur akibat tertimpa meterial tebing tanah yang longsor.

Sukabumi - Waduh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menjelaskan hujan deras yang terjadi pada Minggu, (26/11) dan Senin, (27/11) memicu terjadinya bencana tanah longsor di tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Tidak ada korban jiwa pada kejadian tanah longsor ini, hanya saja warga yang rumahnya terdampak bencana tersebut harus mengungsi karena mengalami kerusakan," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi pada Senin, (27/11).

Adapun informasi yang dihimpun dari BPBD, longsor tebing tanah dengan tinggi empat meter dan panjangan delapan meter di Kampung Tegallega, RT 02/05, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar mengakibatkan satu rumah yang berada di atas tebing tersebut rusak pada bagian dapur dan ruang tengah akibat ikut terbawa longsor.

Akibatnya dua kepala keluarga atau enam jiwa yang menghuni rumah tersebut harus mengungsi, karena rumahnya tidak bisa lagi digunakan. Untuk kerugian yang diderita penyintas masih dalam pendataan.

Kemudian longsor di Kampung Cimapag, RT 08/08, Desa/Kecamatan Cireunghas mengakibatkan dua rumah rusak. Awal kejadian ini rumah milik Hasanah yang dihuni dua jiwa yang berada di atas tebing tanah terbawa longsor pada bagian dapur.

Kebetulan di bawah tebing itu terdapat satu rumah yakni milik Asep yang dihuni empat jiwa, sehingga material rumah yang terbawa longsor menimpa bagian dapur rumah yang berada di bawahnya. Akibat kejadian ini seluruh warga yang rumahnya terdampak mengungsi.

Selanjutnya tebing tanah dengan tinggi empat meter, lebar empat meter dan panjang lima meter di Kampung Pojok, RT 02/06, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakanslak mengancam satu rumah warga yang dihuni dua jiwa. Namun karena khawatir terjadi longsor susulan penghuni rumah memilih untuk mengungsi.

Sandra mengatakan potensi terjadinya bencana hidhrometeorologi di Kabupaten Sukabumi cukup tinggi karena dari informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras diprediksi turun dalam beberapa hari ke depan.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di daerah rawan terjadi bencana seperti bantaran sungai dan lokasi bertebing untuk selalu waspada dan lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman antisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.