Hamas-Israel Mulai Lakukan Pertukaran Sandera dan Tahanan
📅 Senin, 27 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: HAMAS MEDIA OFFICE / AFP
GAZA - Kelompok Hamas Palestina pada Minggu (26/11), dijadwalkan untuk membebaskan kelompok ketiga sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina, sehari setelah membebaskan tawanan termasuk seorang wanita muda yang diculik dari sebuah pertunjukan musik.
Dikutip dari France 24, sebagai tanda rapuhnya kesepakatan tersebut, pertukaran terbaru pada Sabtu, ditunda selama beberapa jam setelah Hamas menuduh Israel melanggar perjanjian gencatan senjata selama empat hari dalam perang yang telah berlangsung selama tujuh minggu tersebut.
"Meskipun terjadi perselisihan, Hamas akhirnya membebaskan 13 warga Israel dan empat sandera Thailand pada malam hari," kata para pejabat.
Israel mengatakan, pihaknya pada gilirannya membebaskan 39 tahanan Palestina.
Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan, pihaknya telah menerima daftar sandera yang akan dibebaskan oleh Hamas pada Minggu. "Daftar tersebut sedang diperiksa oleh petugas keamanan, dan keluarga para sandera telah diberitahu," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di antara para sandera yang dibebaskan pada Sabtu malam adalah Maya Regev, 21 tahun, yang diculik oleh pejuang Hamas dalam serangan mematikan mereka di festival musik Supernova, sebuah episode brutal dalam serangan 7 Oktober yang lebih luas terhadap Israel.
Dia adalah sandera dari festival musik pertama yang dibebaskan sejak pejuang bersenjata Hamas menyerbu acara itu, menewaskan ratusan orang, menyandera, dan membuat orang lain melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Maya Regev dan saudara laki-lakinya yang berusia 18 tahun, Itay, yang juga diculik dari festival tersebut, terlihat diikat di belakang truk pick-up dalam sebuah video yang diunggah di media sosial setelah serangan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya sangat gembira dan bahagia Maya sedang dalam perjalanan menuju kami sekarang. Meskipun demikian, hati saya terbelah karena putra saya Itay masih disandera Hamas di Gaza," kata ibunya, Mirit, dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh forum keluarga sandera.
Sangat Gembira
Keluarga Emily Hand, seorang sandera Israel-Irlandia berusia sembilan tahun yang dibebaskan, mengatakan mereka sangat gembira bisa memeluknya lagi.
"Kami tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan emosi kami setelah 50 hari yang penuh tantangan dan rumit," kata keluarga tersebut dalam pernyataannya melalui forum tersebut.
"Kami sangat gembira bisa memeluk Emily lagi, tapi di saat yang sama, kami ingat ratusan sandera yang belum kembali," katanya.
Gadis itu berlari ke pelukan erat ayahnya setelah dia dibebaskan, menurut sebuah video dari Pasukan Pertahanan Israel. "Seorang anak tak berdosa yang hilang kini telah ditemukan dan dikembalikan, dan kami bernapas lega," kata Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!