Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Ada Praktik BBM Ilegal di SPBU Ambon

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Ada Praktik BBM Ilegal di SPBU Ambon Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Pelaku dan barang bukti penyelundupan BBM ilegal diamankan di Mapolda Maluku, di Ambon, Jumat (24/11/2023).

Ambon - Mengagetkan, Direktorat Kriminal Khusus Polda Maluku mengungkap praktik bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanah Rata, Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Kasubdit 4 Tipditer Kompol Andi Zulkifli menangkap langsung para pelaku penyalahgunaan JBP (jenis bahan bakar)pertalite, pada Kamis (23/11).

"Kami sudah mengamankan orang yang melakukan penyelundupan BBM pertalite. Jadi memang tidak diperbolehkan karena mereka berulang-ulang mengisi di mobil berisi jeringan ataupun juga tangki modifikasi," Kata Kompol Andi Zulkifli, di Ambon, Jumat.

Pelaku yang ditangkap adalah sejumlah sopir mobil mewah, yang melakukan pengisian BBM berulang-ulang dengan menggunakan tangki modifikasi dan jeriken.

Menurut Andi, untuk mengisi BBM dengan praktik ilegal itu, pihak sopir menggunakan nomor polisi plat mobil gandayang cukup banyak dalam satu unit mobil, dan juga pelaku menggunakan banyakbarcodeagar bisa berulang masuk ke area SPBU,

"Mereka menggunakan cara dengan memakai beberapa plat mobil jumlahnya sampai belasan plat, kemudian mereka menggunakanbarcodeagar mereka bisa berulang kali masuk ke SPBU dan mengisipertalite," ungkapnya.

"Tentu ini efeknya banyak karena terjadi kerugian dari masyarakat dan juga kerap menyebabkan antrian yang begitu panjang," ujarnya lagi.
???????
Diamenyebutkan praktik tersebut telah berlangsung cukup lamadan menjadi keluhan warga yang kerap mengantre di SPBU tersebut.

Dari hasil pengungkapan kasus, kata dia, sebanyak empat orang langsung diamankan petugas kepolisian, yakni Fahrul Ode, Muhammad Rizal, Mulyadi sebagai sopir, serta Ahmad Rifai Yasin sebagai operator Nosel SPBU.

"Mereka kini diamankan di Mako Krimsus Polda Maluku di Batu Gajah Kota Ambon untuk penyelidikan lanjutan. Polisi juga amankan barang bukti berupa tiga unit mobil mewah dan satu mobil pikap bersama belasan jeriken berisi penuh BBM pertalite," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.