Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertarungan Pamungkas Bagnaia dan Martin

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 06:06 WIB | Oleh:
Pertarungan Pamungkas Bagnaia dan Martin Doc: MOHD RASFAN / AFP
Ket. Bagnaia dan Jorge Martin menunjukkan kemampuan I Pembalap Ducati Tim Lenovo Italia, Francesco Bagnaia bersaing di depan pebalap Prima Pramac asal Spanyol Jorge Martin pada Grand Prix MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang, pekan lalu. Bagnaia dan Jorge Martin siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi meraih gelar juara dunia. Martin kini terpaut 21 poin dari Bagnaia yang masih memuncaki klasemen sementara musim 2023.

Martin sebenarnya memiliki peluang mengimbangi atau menggeser posisi Bagnaia dari puncak karena penampilan solid di Sprint GP Qatar.

JAKARTA - Grand prix terakhir yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo Cheste, Valencia, 24-26 November akan menjadi area pamungkas persaingan dua calon juara: Bagnaia dan Jorge Martin.

Dua pembalap MotoGP terdepan musim ini, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Jorge Martin (Prima Pramac) siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi meraih gelar juara dunia.

Martin kini terpaut 21 poin saja dari Bagnaia yang masih memuncaki klasemen sementara musim 2023. Martin sebenarnya memiliki peluang untuk mengimbangi atau menggeser posisi Bagnaia dari puncak setelah penampilan solid di Sprint GP Qatar, akhir pekan lalu.

Namun, dia mengalami masalah di balapan utama di Sirkuit Internasional Lusail. Bagnaia kembali merebut podium di sesi tersebut. Ini membuat Martin yang sebelumnya hanya terpaut tujuh poin, menjadi tertinggal tiga kali lipat darinya.

Masih melihat dari performa keduanya di Qatar, Bagnaia menilai diri mampu mengatasi tekanan untuk mempertahankan gelar juara dunia keduanya. Dia juga hampir saja tertinggal jauh di lap-lap terakhir balapan. Ini terutama di tikungan 1 di mana dia disalip dengan epik oleh Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing) yang akhirnya menjadi juara balapan tersebut.

Sementara itu, Martin juga dinilai bisa tetap tenang dalam situasi sulit, meskipun tidak mampu bergerak maju dan beralih ke mode bertahan. Tapi sekarang, tidak ada lagi mode pertahanan tersisa.

Keduanya tidak bisa bermain aman di antara pembalap tercepat. Sebab ini kesempatan terakhir untuk memastikan gelar juara dunia musim sekarang.

Tak hanya Bagnaia dan Martin, GP Valecia juga akan menjadi pembuktian para pembalap MotoGP lainnya. Mereka masih pantas untuk berkompetisi di kelas premier. Lihat saja Enea Bastianini (Ducati Lenovo) baru-baru ini kembali dalam performa terbaiknya. Dia telah berjuang menghadapi pemulihan cedera yang cukup parah.

Bastianini memenangkan GP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, dan tampil cukup solid di balapan utama GP Qatar. Selain itu, rekan satu tim Martin, Johann Zarco juga akan melakoni musim terakhirnya bersama Prima Pramac menjelang pindah ke LCR Honda musim mendatang.

Lebih lanjut, kejutan yang diberikan Di Giannantonio di GP Qatar juga menimbulkan pertanyaan ke mana akan berlabuh musim depan. Sebab, tempatnya di Gresini sudah diisi Marquez bersaudara.

Dua pembalap tim satelit Ducati lainnya, Luca Marini dan Marco Bezzecchi dari Mooney VR46 juga berada dalam performa terbaik beberapa balapan terakhir. Marini meraih podium di Sprint dan balapan utama Qatar akhir pekan lalu.

Selain itu, tiga pembalap kuat lainnya seperti Brad Binder (Red Bull KTM), Maverick Vinales (Aprilia Racing), dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) juga terbukti memberikan perlawanan sulit, tak terkecuali bagi dua kontender utama musim ini.

Oliveira Absen

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.