Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampus Harus Jadi Role Model Moderasi Beragama

📅 Rabu, 22 Nov 2023, 03:20 WIB | Oleh:
Kampus Harus Jadi Role Model Moderasi Beragama Doc: ANTARA/HO-Kemenag
Ket. Kepala Balitbang Diklat Kementerian Agama Suyitno.

JAKARTA - Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno, mengatakan lembaga pendidikan tinggi harus bisa menjadi menjadi role model program moderasi beragama (MB). Pihaknya terus bekerja sama dan melibatkan beberapa kampus untuk mewujudkan hal tersebut.

"Ini bertujuan untuk mendiseminasikan MB dengan baik, sehingga MB bukan hanya sebuah tutorial, indoktrinasi, tapi menjadi program dan implementasi di lembaga pendidikan," ujar Suyitno dalam Diskusi Publik Ekspos Inovasi Moderasi Beragama, di Jakarta, Selasa (21/11).

Dia menjelaskan, lembaga pendidikan adalah lembaga yang paling otoritatif menyemai moderasi beragama, dari mulai konseptual sampai implementasi. Hal tersebut dimulai dari jenjang pendidikan paling dasar (Paud) sampai perguruan tinggi.

"Karena gudangnya para ahli ahlinya itu berkumpul di lembaga pendidikan. Di dalamnya itu menjadi bagian penting dari indikator moderasi beragama," jelasnya.

Suyitno menerangkan, lahirnya Perpres Nomor 58 Tahun 2023 Tentang Penguatan Moderasi Beragama menjadikan moderasi beragama bukan program Kemenag saja. Moderasi beragama menjadi program inklusif semua kementerian dan lembaga tidak, termasuk di sektor pendidikan.

Dia menambahkan, Kemenag dibdri mandatori yang beranggotakan semua K/L. Pada saatnya nanti, pihaknya akan melakukan evaluasi memantau capaian moderasi beragama di semua K/L.

"Itu artinya, program ini bukan hanya dalam bentuk seremonial dalam bentuk yang sifatnya formalitas, tapi juga dampaknya, not only output-based but also outcome based," katanya.

Suyitno menjelaskan, penguatan MB yang dilaksanakan di lingkungan Balitbang Diklat, dilakukan dengan berbagai program. Menrutunya, moderasi beragama tidak harus konseptual, legal formal, tidak harus selalu dalam bentuk penguatan yang bentuknya teori, praktik baik, bisa dilakukan inovasi-inovasi, salah satunya dengan film dan musik.

"Program inovasi moderasi beragama melalui berbagai genre musik, mendapatkan antusias yang sangat luar biasa dari kalangan gen Z. Musik, mereka sangat keren dan luar biasa, mampu menciptakan liriknya, not-nya, sampai pada aransemennya," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.